Proses Pengembalian Dana Talangan Lama, LMAN Ajukan Revisi Peraturan Menteri Keuangan

Soal pengembalian dana talangan tanah kerap kali dikeluhkan badan usaha jalan tol (BUJT) karena prosesnya yang berjalan lamban.

Proses Pengembalian Dana Talangan Lama, LMAN Ajukan Revisi Peraturan Menteri Keuangan
Warta Kota/Alex Suban
Ilustrasi proyek pembangunan jalan tol. 

Bila merujuk regulasi saat ini, proses pengembalian dana talangan terkunci untuk satu tahun tertentu.

Artinya, BUJT hanya bisa mengajukan pengembalian dana talangan pada tahun yang telah ditentukan. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Soal pengembalian dana talangan tanah kerap kali dikeluhkan badan usaha jalan tol (BUJT) karena prosesnya yang berjalan lamban.

Dalam waktu dekat, proses pengembalian tersebut akan relatif lebih singkat. 

Hal ini menyusul Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang telah mengajukan revisi terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 21 Tahun 2017.

Pasokan Ruang Kantor Melimpah Berpengaruh Terhadap Harga Sewa

Peraturan Menteri Keuangan itu tentang Tata Cara Pendanaan Pengadaan Tanah bagi Proyek Strategis Nasional dan Pengelolaan Aset Hasil Pengadaan Tanah oleh LMAN ke Kementerian Hukum dan HAM.

"Sekitar 2-3 minggu yang lalu kami  ajukan," kata Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari, baru-baru ini.

Bila merujuk regulasi saat ini, proses pengembalian dana talangan terkunci untuk satu tahun tertentu.

Masih Punya Utang, LMAN Berjanji Bayar Utang ke BUJT

Artinya, BUJT hanya bisa mengajukan pengembalian dana talangan pada tahun yang telah ditentukan. 

Bila persyaratan tidak memenuhi, maka pengembalian dana talangan tersebut akan diajukan pada tahun berikutnya dengan catatan ada alokasi untuk ruas tersebut. 

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved