Grasi Jokowi untuk Penyodomi Anak di JIS Cederai Gerakan Hentikan Kekerasan Seksual

Arist mempertanyakan alasan Jokowi memberikan grasi terhadap eks guru JIS itu.

Grasi Jokowi untuk Penyodomi Anak di JIS Cederai Gerakan Hentikan Kekerasan Seksual
Kompas.com
Ferdinand Tjiong (kiri), pengacaranya Hotman Paris Hutapea (tengah), dan Neil Bantleman (kanan) usai dibebaskan dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Jumat (14/8/2015). 

Grasi yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada terpidana kasus pelecehan seksual terhadap anak di JIS , Neil Bantleman, dinilai mencederai gerakan nasional untuk menghentikan kejahatan seksual terhadap anak.

Neil Bantleman merupakan mantan guru Jakarta Internasional School (JIS) yang divonis bersalah dalam kasus kejahatan seksual terhadap anak dan dijatuhi hukuman 11 tahun penjara.

VIDEO: Harvey Moeis Sering Kasih Perhiasan ke Sandra Dewi, Ini Alasannya

"Apa yang dilakukan oleh Presiden dengan pemberian grasi terhadap guru itu mencederai dan melemahkan gerakan nasional pemutus mata rantai kejahatan seksual terhadap anak," ujar Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait saat dihubungi Kompas.com, Minggu (14/7/2019).

Arist mempertanyakan alasan Jokowi memberikan grasi terhadap eks guru JIS itu.

Langkah Jokowi itu mengecewakan Komnas PA dan para pegiat perlindungan anak yang selama ini terus-menerus mengampanyekan adanya hukumam berat bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

VIDEO: Tawaf Atau Sai dari Safa ke Marwa Naik Skuter Listrik, Dulu Nabi Pakai Unta

"Mahkamah Agung juga sudah menentukan inkrah itu (hukuman) 11 tahun (penjara), bersalah dia. Kok bisa dianulir seperti itu dengan pemberian grasi," kata Arist.

Neil Bantleman bebas dari Lapas kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, pada 21 Juni 2019.

Dia dibebaskan karena mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13/G tahun 2019 tanggal 19 juni 2019.

VIDEO: Kisah Penerima Bedah Rumah Oleh TNI di Demak, Mbah Yatin Sejak Muda Hobi Sedekah

Kepres tersebut memutuskan berupa pengurangan pidana dari 11 tahun menjadi 5 tahun 1 bulan dan denda pidana senilai Rp 100 juta. Neil saat ini sudah berada di negara asalnya di Kanada.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Grasi Jokowi Dinilai Cederai Gerakan Hentikan Kejahatan Seksual terhadap Anak",

Penulis : Nursita Sari
Editor : Egidius Patnistik

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved