Kekerasan Terhadap Anak

Presiden Jokowi Beri Grasi kepada Terpidana Pelecehan Seksual Anak, KPAI: Ini Menyisakan Kepedihan

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) memberikan grasi kepada terpidana kasus pelecehan seksual terhadap anak, Neil Bantleman.

Presiden Jokowi Beri Grasi kepada Terpidana Pelecehan Seksual Anak, KPAI: Ini Menyisakan Kepedihan
Istimewa
ILUSTRASI Kekerasan terhadap anak, termasuk kasus pelecehan seksual 

"Saya katakan ini menjadi lembar hitam upaya perlindungan anak. Karena memang kita dari awal kasus mempunyai komitmen untuk memastikan bahwa anak indonesia terlindungi dari kejahatan seksual."

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) memberikan grasi kepada terpidana kasus pelecehan seksual terhadap anak, Neil Bantleman.

Pemberian grasi terhadap bekas guru Jakarta Internasional School (JIS) tersebut dinilai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Putu Elvina tak sesuai dengan komitmen pemerintah untuk melindungi anak.

"Ini menyisakan kepedihan di saat kita memiliki komitmen untul zero tolerance kekerasan terhadap anak," kata Elvina, saat dihubungi, Jumat (12/7/2019) malam.

Grasi Terpidana Kasus Sodomi di JIS, Reza Indragiri Amriel: Manusiawi atau Distorsi?

Kamar Gubernur Kepri Digeledah, KPK Temukan Rp 3,5 Miliar, USD 33.200, dan SGD 134.711

Menurut Elvina, dirinya menyadari bahwa grasi adalah sepenuhnya wewenang Presiden.

Selama napi memenuhi syarat untuk mendapat grasi, Presiden bisa memberikan pengampunan.

Kendati demikian, ia menilai pemberian grasi terhadap warga negara asing pelaku pencabulan anak bisa menjadi preseden buruk bagi perlindungan anak ke depannya.

"Saya katakan ini menjadi lembar hitam upaya perlindungan anak. Karena memang kita dari awal kasus mempunyai komitmen untuk memastikan bahwa anak indonesia terlindungi dari kejahatan seksual," tandas Elvina.

Polisi Sebut Ada Kelemahan Pengamanan, Begini Tanggapan Pengelola Ancol Taman Impian

Petugas Haji Sesalkan Jemaah yang Kerap Sembunyikan Kehamilannya

Blanko e-KTP Langka, Dukcapil Kota Tangerang Selatan Prioritaskan Pemohon Pemula

Bebas per 21 Juni 2019

Kabag Humas Ditjen Permasyarakatan Ade Kusmanto sebelumnya membenarkan Neil Bantleman telah bebas.

"Sudah bebas dari Lapas kelas 1 Cipinang tanggal 21 Juni 2019," kata Ade saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (12/7/2019).

Neil dibebaskan karena mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13/G tahun 2019 tanggal 19 juni 2019.

Kepres tersebut memutuskan berupa pengurangan pidana dari 11 tahun menjadi 5 tahun 1 bulan dan denda pidana senilai Rp 100 juta.

"Dendanya juga sudah dibayar," ungkap Ade.

Neil saat ini sudah berada di negara asalnya di Kanada. (Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPAI: Grasi Jokowi untuk Terpidana Pencabulan Anak Menyisakan Kepedihan"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved