Fasum Fasos

Pengamat Minta Wali Kota Tangerang Jangan Korbankan Warga Komplek Kemenkumkam

"Hanya karena masalah ini, malah warga yang dikorbankan. Ini seharusnya tidak boleh terjadi," kata Trubus.

Pengamat Minta Wali Kota Tangerang Jangan Korbankan Warga Komplek Kemenkumkam
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengancam akan menghentikan pelayanan terhadap warga yang bermukan di area lahan milik Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Namun, ancaman yang dilontarkan orang nomor satu di Kota Tangerang itu dinilai menyalahi wewenang.

Langkah Arief R Wismansyah yang ditempuh itu juga bertentangan terhadap pemerintah pusat.

Pendapat itu dikemukakan oleh pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah.

Dia menilai upaya yang dilakukan Wali Kota Tangerang terkesan melakukan perlawanan.

Bahkan, ancarama yang dikeluarkan melalui surat nomor 593/2341-Bag.Hukum/2019 malah akan memperuncing masalah.

"Hanya karena masalah ini, malah warga yang dikorbankan. Ini seharusnya tidak boleh terjadi," kata Trubus dalam keterangan pers yang dikirim ke Warta Kota, Sabtu (13/7/2019).

20 Tim Ikuti Festival SSB Kabomania Memperebutkan Piala Tira Persikabo Cup 2019

Trubus mengatakan, hanya karena kemenkumham belum memberikan lahannya untuk dijadikan fasilitas umum (fasum), warga terkena imbasnya.

Artinya, Wali Jota Tangerang seperti memanfaatkan warga sebagai pelindung dalam melakukan perlawanan kepada pemerintah pusat yakni Kemenkumham.

"Meski mempunyai hak prerogatif, namun kewenangan wali kota terbatas, dimana di dalamnya ia harus mengutamakan kepentingan publik bukan malah mengorbankan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved