Operasi Tangkap Tangan

Kamar Gubernur Kepri Digeledah, KPK Temukan Rp 3,5 Miliar, USD 33.200, dan SGD 134.711

KPK menemukan total 13 tas, kardus, plastik dan paper bag berisi uang saat menggeledah rumah dinas Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, kemarin.

Kamar Gubernur Kepri Digeledah, KPK Temukan Rp 3,5 Miliar, USD 33.200, dan SGD 134.711
Tribun Batam/Wahib Wafa
Gedung daerah Provinsi Kepri, Tepi Laut, Tanjungpinang, lokasi OTT Gubernur Kepri Nurdin Basirun (inzet) dan sejumlah pejabat pemprov oleh KPK, Rabu (10/7/2019) malam. 

"Dari 13 tas ransel, kardus, plastik dan paper bag ditemukan uang Rp 3,5 miliar, 33.200 dollar Amerika Serikat dan 134.711 dollar Singapura. Uang ditemukan di kamar Gubernur Kepri."

SAAT menggeledah rumah dinas Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Jumat (12/7/2019), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan total 13 tas, kardus, plastik, dan paper bag berisi uang.

KPK melakukan penggeledahan ini terkait penanganan kasus dugaan suap izin prinsip reklamasi di Tanjung Piayu dan dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

"Dari 13 tas ransel, kardus, plastik dan paper bag ditemukan uang Rp 3,5 miliar, 33.200 dollar Amerika Serikat dan 134.711 dollar Singapura. Uang ditemukan di kamar gubernur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/7/2019).

Diketahui, selain mengusut perkara suap terhadap Nurdin dalam kasus izin prinsip reklamasi, KPK juga menduga Nurdin menerima uang terkait hal lain yang berkaitan dengan jabatannya.

KPK Tetapkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Tiga Orang Lainnya sebagai Tersangka Kasus Suap

Sosok Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Jago Mengarungi Laut hingga Kebijakan Kontroversial

Sosok Gubernur Kepri Nurdin Basirun Dikenal Murah Hati, Gemar Nyawer di Warung Kopi

Dugaan itu didasarkan pada penemuan sejumlah uang dalam lima pecahan mata uang asing dan Rp 132.610.000 dalam sebuah tas saat KPK menggeledah kediaman Nurdin, Rabu (10/7/2019) lalu.

KPK mengamankan sejumlah uang dengan rincian, 43.942 dollar Singapura, 5.303 dollar Amerika Serikat, 5 euro, 407 ringgit Malaysia, 500 riyal Arab Saudi, Rp 132.610.000.

"Siapa saja sumber lainnya itu tentu belum bisa disebut ya karena proses penyidikan masih berjalan. Saat ini belum bisa disampaikan. Yang pasti, karena pasalnya juga pasal gratifikasi tentu kami dalami terkait dengan hubungan jabatan," ujar Febri.

Dalam kasus suap izin reklamasi, Nurdin diduga menerima 11.000 dollar Singapura dan Rp 45 juta dari pihak swasta Abu Bakar.

Uang itu diberikan lewat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan dan Kepala Bidang Perikanan Tangkap Budi Hartono. (Dylan Aprialdo Rachman)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Temukan Rp 3,5 Miliar, USD 33.200, dan SGD 134.711 dari Kamar Gubernur Kepri"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved