Berita Tangerang

UNIS Tangerang Akan Bentuk Pusat Kajian Halal Pertama di Indonesia

UNIS Tangerang akan melakukan kerja sama dengan Universiti Utara Malayasia terkait menjadi rujukan pusat kajian halal di Indonesia.

UNIS Tangerang Akan Bentuk Pusat Kajian Halal Pertama di Indonesia
Warta Kota/Andika Panduwinata
Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang akan melakukan kerja sama dengan Universiti Utara Malayasia (UUM) terkait menjadi rujukan pusat kajian halal di Indonesia. 

Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang akan melakukan kerja sama dengan Universiti Utara Malayasia (UUM) terkait menjadi rujukan pusat kajian halal di Indonesia.

Bendahara Umum Yayasan Islam Syekh-Yusuf Tangerang, M Yus Firdaus menuturkan, dukungan UUM untuk menjadikan UNIS Tangerang sebagai pusat kajian halal di Indonesia adalah saat diselenggarakan seminar Internasional yang dilaksanakan tanggal 8 Juli 2019 lalu.

Seminar diadakan di UUM Malaysia dengan tema "Establishing A Global Halal Hub" dan dilanjutkan diskusi panel.

Hasil diskusi tersebut, Universiti Utara Malayasia akan mendukung penuh jika UNIS Tangerang akan membuka pusat kajian halal.

"Bahkan, UUM akan mengirim para ahlinya ke UNIS dalam merealisasikannya," ujarnya, Jumat (12/7/2019).

 TERUNGKAP Penampilan Anggun yang Sederhana Jadi Sorotan saat Pulang Kampung ke Kroya Cilacap

 Boy William Akan Nikahi Karen Hosea Anak Konglomerat Pemilik Hotel, Mal, Perumahan Mewah

 BREAKING NEWS: Jokowi Sudah Susun Kabinet, Katanya Bakal Banyak Menteri Lama yang Menjabat Lagi

Adapun kajian halal yang akan dilakukan nantinya adalah bersifat ilmiah dan syariah, tidak untuk menerbitkan sertifikat.

Sehingga, pusat kajian halal ini menjadi rujukan bagi produsen yang ingin mengeluarkan produknya.

"Jadi, fokusnya adalah pada kajian syariahnya," papar Firdaus.

Yus Firdaus menambahkan, rencana dibuatnya pusat kajian halal di UNIS Tangerang akan terealisasi.

Sebagai gambaran, Indonesia menjadi konsumen produk halal urutan pertama di dunia karena jumlah penduduk muslimnya terbesar di dunia.

Sedangkan produsen produk halal terbesar adalah Brazil meskipun negara tersebut bukan mayoritas muslim.

 Begini Kata Sule tentang Rumah Mewahnya: Banyak Teman-teman Syuting di Sini daripada di Hotel kan

 BERLAKU Secara Nasional! STNK Mati 2 Tahun Data Kendaraan Dihapus, Simak 10 Syarat Perpanjangan STNK

Tantangannya adalah mengubah Indonesia dari konsumen menjadi produsen produk halal.

Rencananya, MoU akan dilakukan dalam waktu dekat ke depan antara Rektor UNIS Tangerang dan Rektor Universiti Utara Malayasia (UUM) di kampus UNIS Kota Tangerang.

Berbagai persiapan pun saat ini sedang dilakukan.

"Paling cepat bulan depan akan segera dilakukan kesepakatan kerja sama dengan UUM mengenai pembentukan pusat kajian halal di UNIS Tangerang," katanya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved