Ucapan Ini Bikin Pelaku Kesal dan Tusuk Korban Hingga Tewas

Dua pria mabuk menusuk Hilarius Ladja berawal dari kata-kata korban yang membuat pelaku kesal terhadapnya.

Ucapan Ini Bikin Pelaku Kesal dan Tusuk Korban Hingga Tewas
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Barang bukti pisau dapur yang diamankan polisi. 

Hilarius Ladja (31) meninggal dunia usai ditusuk oleh Jadri (27) dan Alfredo alias Aped (30) di Pantai Beach Pool Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (30/6) lalu.

Belakangan terungkap kata-kata yang bikin pelaku kesal terhadap korban.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan korban yang berada dibawah pengaruh minuman keras bersama teman-teman dan pelaku, mengatakan dirinya kebal senjata.

“Korban bilang kalau dia kebal senjata, kuat, dan lain-lain,” kata Budhi, Jumat (12/7/2018).

Tak Mempan Dibacok dan Ditusuk, Pria Punya Banyak Jimat Ini Langsung Tewas Usai Dihantam Pakai Ini

Budhi menambahkan ucapan Hilarius tersebut yang bernada menantang itu membuat kedua pelaku tersinggung hingga tersulut emosi. Kedua pelaku yang kesal dan mabuk itu langsung melakukan penusukan terhadap korban.

“Kalau orang normal mungkin nggak apa-apa, tapi kalau udah pengaruh alkohol ya beda,” kata Budhi.

Adapun sebelum terjadi penusukan, Aped sempat menanyakan kepada Jadri apakah membawa pisau atau tidak. Aped menggunakan istilah 'pena' yang berarti pisau dan 'coret' yang berarti tusuk.

Sahur On The Road Telan Korban Jiwa Lagi di Setiabudi, Remaja Tewas Ditusuk Senjata Tajam

Jadri pun langsung mengeluarkan pisau yang diselipkan di celananya dan menghampiri korban. Perintah Aped ditindaklanjuti dengan menusuk korban dengan pisau sebanyak sembilan kali.

Hilarius menjadi korban penusukan dengan 9 luka tusuk di Beach Pool, Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (30/6) dini hari. Para pelaku sempat kabur hingga akhirnya ditangkap pada Selasa (2/7) lalu.

Para pelaku dan barang bukti selain pisau seperti pakaian, jam tangan bernoda darah, batu hebel bernoda darah, handphone dan lain-lain dibawa ke Mapolres Jakarta Utara.

Para pelaku dijerat Pasal 338 KUHPidana atau Pasal 351 ayat 3 KUHPidana jo Pasal 55 ayat 1 KUHPidana dan Pasal 221 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved