Pasar Tradisional

Pasar Anyar Tangerang yang Melegenda Kini Mengalami Kemunduran, Benarkah Segera Dibangun Lagi?

Pasar Anyar Tangerang yang Melegenda Kini Mengalami Kemunduran, Benarkah Segera Dibangun Lagi?

Pasar Anyar Tangerang yang Melegenda Kini Mengalami Kemunduran, Benarkah Segera Dibangun Lagi?
Warta Kota/Andika Panduwinata
Gedung Pasar Anyar Kota Tangerang tampak kusam dan tua. Bangunannya sudah tak layak dan akan dilakukan revitalisasi. 

Pasar Anyar Kota Tangerang mengalami kemunduran saat ini.

Sebelumnya pasar yang berdiri sejak tahun 1967 itu sempat mengalami kejayaan.

Bahkan menjadi legenda bagi masyarakat Tangerang.

Pasar tradisional tersebut kini terlihat lesu.

Aktivitas jual beli di pasar ini mengalami penyusutan tajam.

Bahkan banyak pedagang yang menutup kiosnya mengalami kebrangkutan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Pasar Anyar Kota Tangerang, Ahmad Juhaeni.

Ia menjelaskan pasar ini memiliki tiga tingkat.

"Di lantai pertama itu ada 1.358 kios. Tapi pedagang yang aktif hanya 837 saja," ujar Juhaeni saat dijumpai Warta Kota di Pasar Anyar Tangerang, Jumat (12/7/2019).

Ia menyebut banyak toko-toko tak terisi, lantaran aktivitas jual beli yang kian sepi.

"Lebih parahnya lagi di lantai 2. Ada 2.441 kios, yang kosong sebanyak 2.353 kios. Kalau lantai 3 diperuntukan hanya untuk kantor pengelola," ucapnya.

Juaheni pun mengamini bahwa Pasar Anyar yang menjadi legenda ini banyak mengalami kemunduran.

Mulai dari lesunya transaksi jual beli, kondisi bangunan yang memprihatinkan, kumuh, dan juga semrawut.

"Ini bangunannya juga memang sudah tidak layak. Kalau hujan itu bocor dam becek.

Pedagang-pedagang di luarnya juga tidak tertata dengan baik sehingga menimbulkan macet. Makanya dalam waktu dekat ini Pasar Anyar akan direvitalisasi," kata Juhaeni.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved