Jambore KGC

Ke Ciletuh, Bersepeda Menyusuri Dahsyatnya Patahan Kerak Bumi

Wartakotalive.com bersama Kompas Gramedia Cyclist bersepeda menyusuri kedahsyatan jalur loop Jakarta-Ciletuh-Jakarta sepanjang 415km..

Ke Ciletuh, Bersepeda Menyusuri Dahsyatnya Patahan Kerak Bumi
istimewa
Jambore IX Kompas Gramedia Cyclist di Pantai Plangpangan, Geopark Ciletuh, Sabtu-Minggu (6-7/7/2019). 

Wartakotalive.com bersama Kompas Gramedia Cyclist bersepeda menyusuri kedahsyatan jalur loop Jakarta-Ciletuh-Jakarta sepanjang 415km.

Sebagai obyek wisata andalan baru di Sukabumi Selatan, Geopark Ciletuh sudah sangat kondang, sekurangnya lima tahun terakhir.

Keindahan alam yang tercipta dari patahan kerak bumi di Ciletuh menghasilkan pemandangan lanskap luar biasa.

Lengkungan besar garis pantai, deretan air terjun, hijau persawahan berpadu dengan laut biru, pegunungan, dan tebing batu-tanah yang dindingnya berlapis-lapis.

Puncak Darma, Ciletuh.
Puncak Darma, Ciletuh. (Warta Kota/max agung pribadi)

  

Beberapa kali saya mengunjunginya dengan kendaraan dan selalu terbersit keinginan untuk menyusurinya dengan sepeda.  

Bukan apa-apa, rute Jakarta-Ciletuh itu sudah lama masuk daftar antrean jalur bersepeda yang menarik untuk disusuri.

Saya selalu menyukai keberadaan saya di alam lepas dengan bersepeda.

Kesempatan baru datang saat ada jambore Kompas Gramedia Cyclist (KGC) di Ciletuh pada 6-7 Juli 2019 lalu.

Di Puncak Darma.
Di Puncak Darma. (istimewa)

Begitu mendengar jambore akan diadakan disana, saya langsung membuka ajakan; Datang ke lokasi dengan mengayuh sepeda pulang pergi Jakarta-Ciletuh lewat rute yang melingkar.

Halaman
1234
Penulis: Max Agung Pribadi
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved