Liga 1

Kapten Persija Minta Bobotoh Contoh Jakmania Saat Macan Kemayoran Bertamu ke Bandung

PERSIJA Jakarta menjamu Persib Bandung pada pekan ketujuh Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (10/7/2019) lalu.

Kapten Persija Minta Bobotoh Contoh Jakmania Saat Macan Kemayoran Bertamu ke Bandung
WARTA KOTA/FERI SETIAWAN
Suporter Persija Jakarta mendukung timnya yang akan melawan Persib Bandung, dalam pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (10/7/2019). Persib mampu menahan imbang tuan rumah Persija dengan skor 1-1. 

Sejauh ini pelatih asal Spanyol tersebut sudah melakoni lima pertandingan bersama Macan Kemayoran di semua kompetisi.

 TERUNGKAP! Meski Oposisi, Ternyata Diam-diam Rizal Ramli Sering Kirim Pesan WhatsApp ke Jokowi

Dari lima pertandingan, Julio mencatatkan hasil imbang tiga kali, kemenangan dua kali, dan belum pernah menelan kekalahan.

Namun, Bung Ferry menilai seharusnya setelah satu bulan lebih, pelatih sejatinya sudah lebih mengenal lebih dekat para pemainnya, dan tahu pola apa yang akan dipakai.

"Harusnya pelatih sudah lebih kenal para pemain, jadi harusnya tahu pola apa yang diterapin, pemain ditempatkan di mana," tutur pria berumur 54 tahun itu.

 Jokowi Disarankan Bawa Pulang TKI Bermasalah Daripada Pulangkan Rizieq Shihab

Hasil imbang yang didapat Persija tidak lepas dari insiden kartu merah langsung yang diterima bek kiri Persija Novri Setiawan, pada menit ke-78.

Novri yang berduel dengan striker Persib, Ezechiel NDouassel di sisi kiri pertahanan, terpancing emosinya.

Sehingga, dengan sengaja menendang bola ke arah Ezechiel saat wasit sudah meniup peluit.

 Ali Mochtar Ngabalin Pernah Dituduh Kafir dan Disuruh Syahadat Ulang karena Dukung Jokowi

Lebih lanjut, Bung Ferry juga menyayangkan kelakuan konyol yang dilakukan Novri.

Padahal, para suporter datang untuk mendukung bukan justru membuat emosi pemain.

"Harusnya tim lebih tenang, apalagi yang mereka cari? Main di depan pendukung, main di kandang sendiri, dan wasit juga netral."

 Rizal Ramli Prediksi Ekonomi Indonesia Tahun Ini Nyungsep dan Cuma Tumbuh 4,5 Persen

"Apalagi tidak ada cacian, harusnya tidak terpancing emosi," beber Bung Ferry.

Dengan hasil imbang ini, Persija naik dua tingkat ke posisi 13, dengan mengoleksi 6 poin.

Sedangkan Persib berada di posisi ke-12 dengan jumlah poin 7.

Sebelumnya, Ketua Umum The Jakmania Ferry Indrasjarief kembali mengingatkan rivalitas Persija dengan Persib tercipta bukan karena prestasi.

Melainkan, karena gesekan antar-suporter yang pada akhirnya membuat pertandingan ini menjadi duel panas di setiap pertemuannya.

Hal itu ia lontarkan dalam konferensi pers sebelum laga Persija vs Persib Bandung yang akan bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019) besok.

 Cuma Jakmania yang Boleh Masuk SUGBK Saat Laga Persija Vs Persib

“Sebetulnya rivalitas ini terbentuk bukan karena prestasi, tapi karena suporter, perselisihan antar-suporter,” kata pria yang akrab disapa Bung Ferry ini di Kantor Persija, Senin (8/7/2019).

"Karena kalau dari statistik prestasi, kita masih jauh lah dengan Persib. Kalau dengan Persebaya bisa lah 50:50."

"Jadi menurut saya ini karena suporter, akhirnya dikatakan rivalitas,” tuturnya.

 Sebut Rekonsiliasi Bukan Proritas, Moeldoko Diminta Jangan Banyak Omong yang Kontra Produktif

Sejak 1995, kedua tim telah bertemu sebanyak 41 kali. Dari data statistik, Persib Bandung hanya mampu menang tujuh kali.

Sedangkan 18 laga berakhir dengan hasil imbang, dan sisanya kemenangan untuk Persija.

Kini, kedua tim kembali bertemu dalam lanjutan Liga 1 2019.

 Kadiv Humas Polri: Sutopo Humas Sejati

Pertemuan yang akan dihelat di SUGBK pada Rabu (10/7/2019) itu dipastikan akan dihadiri puluhan ribu The Jakmania. Apalagi, Persija terakhir kali menjamu Persib pada 2014 silam.

Sebanyak 68.750 tiket pun sudah disiapkan panpel Persija.

Bung Ferry pun berharap agar The Jakmania bisa langsung menghubungi kordinator wilayah masing-masing.

 Sutopo Sering Typo Ketik Pesan WhatsApp karena Kanker Paru-parunya Semakin Menjalar

“Saya harap mereka datang ke Senayan untuk nonton. Tiket dijual mulai malam ini. Silakan hubungi korwil masing-masing."

"Jangan sampai tidak pake tiket. Kasihan yang dari Jawa Tengah dan daerah lainnya,” ucapnya. (*)

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved