Breaking News:

Janji Segera Berikan Amnesti kepada Baiq Nuril, Jokowi: Akan Saya Selesaikan Secepatnya

Mantan Wali kota Solo ini menegaskan akan segera memproses surat rekomendasi dari Kemenkumham, jika surat itu sudah diterima.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Menkumham Yasonna Laoly (kiri) menjawab pertanyaan media bersama anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka (kanan) dan terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Baiq Nuril (tengah), seusai melakukan pertemuan bersama di Kemenkumham, Jakarta, Senin (8/7/2019). Dalam pertemuan tersebut Yasonna Laoly mengatakan pihaknya tetap menghormati keputusan Mahkamah Agung yang menolak peninjauan kembali yang dilayangkan Baiq Muril meski kini tengah menyusun pendapat hukum terkait wacana amnesti kepada Nuril. 

PRESIDEN Jokowi mengaku hingga Jumat (12/7/2019) pagi surat rekomendasi dari Kementerian Hukum dan HAM soal pemberian amnesti bagi Baiq Nuril, belum sampai di meja kerjanya.

Orang nomor satu di republik ini berjanji, begitu surat sampai, dia bakal segera bekerja cepat untuk memutuskan pemberian amnesti bagi Baiq Nuril.

"Belum sampai di meja saya. Kalau nanti sudah masuk, ada rekomendasi dari kementerian terkait, saya putuskan secepatnya," tegas Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (12/7/2019).

Kuasa Hukum Tegaskan Gugatan ke MA untuk Kedua Kalinya Atas Sepengetahuan Prabowo-Sandi

Mantan Wali kota Solo ini menegaskan akan segera memproses surat rekomendasi dari Kemenkumham, jika surat itu sudah diterima.

"Pokoknya akan saya selesaikan secepatnya," kata Jokowi.

Di lokasi terpisah, pagi ini Baiq Nuril menemui Jaksa Agung HM Prasetyo di kantornya, Kejagung, Jakarta Selatan.

Diimbangi Persib di SUGBK, Ketua Jakmania: Saya Belum Temukan Nikmatnya Tonton Permainan Persija

Baiq Nuril yang mengenakan batik dan hijab merah, datang didampingi anggota DPR dari Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka, sebagai penjamin penangguhan penahanan.

Rieke Diah Pitaloka menjelaskan, kehadiran Baiq Nuril untuk menyerahkan surat permohonan penangguhan penahanan dari 132 instansi.

Sebelumnya, Baiq Nuril, terpidana kasus penyebaran konten perbuatan asusila, menilai pengajuan amnesti ke Presiden Joko Widodo adalah upayanya dalam mencari keadilan.

Putri Baiq Nuril Jadi Paskibra di NTB, Tak Ingin Ibunya Dipenjara Saat Kibarkan Merah Putih

Apalagi, di samping dirinya dilecehkan secara verbal, ia juga dipidanakan oleh oknum kepala sekolah tempatnya mengajar dahulu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved