Berita Depok

Inovasi Pemkot Depok, Usir Stres karena Macet dengan Putar Musik di Lampu Merah

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan punya cara unik untuk mengusir stres pengguna jalan yang terjebak di tengah kemacetan: putar musik

Inovasi Pemkot Depok, Usir Stres karena Macet dengan Putar Musik di Lampu Merah
Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
Penampakan kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Raya Margonda, Kota Depok, beberapa waktu lalu. 

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM -- Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan punya cara unik untuk mengusir stres pengguna jalan yang terjebak di tengah kemacetan: putar musik di traffic light alias lampu merah.

Sudah bukan rahasia bahwa Depok terkenal dengan kemacetan lalu lintas, khususnya pada jam berangkat dan pulang kerja serta tiap akhir pekan Sabtu-Minggu.

Kemacetan terjadi karena volume kendaraan yang masuk Depok terus bertambah, di sisi lain luas badan jalan tetap.

Penampakan kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Raya Margonda, Kota Depok, beberapa waktu lalu.
Penampakan kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Raya Margonda, Kota Depok, beberapa waktu lalu. (Wartakotalive.com/Gopis Simatupang)

Hal itu masih juga diperparah dengan maraknya proyek galian di sisi jalan serta aktivitas proyek pembangunan gedung yang kerap mengganggu pengguna jalan, seperti di Jalan Raya Margonda.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, pun tak menampik rencana pemutaran musik saat lampu merah menyala untuk menghibur pengguna jalan yang terkena macet.

"Iya, salah satunya untuk menghibur masyarakat Depok yang kena macet, khususnya Sabtu-Minggu," ujar Idris di Balai Kota Depok, Jalan Raya Margonda, Kota Depok, Jumat (12/7/2019).

Meski demikian, Idris menjelaskan bahwa rencana pemutaran musik di sejumlah titik traffic light itu belum tentu akan diwujudkan, karena masih dalam tahap kajian.

"Kita tidak bisa bekerja sendiri dan tidak bisa memutuskan sendiri. Kita punya Polresta yang bisa dimintai pendapatnya. Jangan-jangan punya pandangan berbeda. Ketika orang keasyikan dengar lagu, malah jadi lupa jalanin mobilnya," bilangnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, menjelaskan, rencana pemutaran musik di lampu merah itu masuk dalam program Joyful Traffic Management (JoTRAM).

"Program JoTRAM dilakukan dengan pendekatan seni. Diharapkan membuat pengendara nyaman," terang Dadang.

Dikatakan Dadang, ide pemutaran musik di lampu merah berangkat dari fakta bahwa badan jalan di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Raya Margonda, yang mustahil bisa diperlebar lagi.

Untuk itu, dia berharap pemutaran musik di lampu merah itu dapat membuat pengendara atau penumpang angkutan umum itu dapat merasa nyaman, meski tengah bermacet ria.

Pemprov Jawa Barat sebetulnya memiliki sederet wacana program untuk menghapus kemacetan di Depok.

Salah satu programnya dengan rencana pembangunan jalan terowongan (underpass) di sekitar Jalan Raya Margonda, Jalan Kartini, Jalan Dewi Sartika, hingga Jalan Raya Sawangan.

Akan tetapi, proyek yang ditaksir dapat menyedot dana sekitar Rp 600 miliar itu, direncanakan baru start pada tahun 2020. (gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved