Kasus Dana Hibah KONI

Aspri Menpora Bantah Terima Rp 11,5 Miliar dalam Kasus Dana Hibah KONI

KETERANGAN Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dikonfirmasi Jaksa KPK kepada Asisten Pribadi Menteri Pemuda Olahraga Imam Nahrawi, Miftahul Ulum.

Aspri Menpora Bantah Terima Rp 11,5 Miliar dalam Kasus Dana Hibah KONI
Kompas.com/Abba Gabrillin
Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dalam salah satu rangkaian sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta. 

Jaksa mengonfirmasi penerimaan uang itu kepada Aspri Menpora Miftahul Ulum. Namun, Ulum membantah menerima uang dari Sekjen KONI Ending Hamidy.

KETERANGAN Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dikonfirmasi Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Asisten pribadi (aspri) Menteri Pemuda Olahraga Imam Nahrawi Miftahul Ulum.

Dalam keterangannya, Ending menjelaskan adanya penerimaan uang Rp 11,5 miliar kepada Ulum. 

Ending juga mengaku pernah memberikan uang Rp 3 miliar kepada Aspri Menpora Imam Nahrawi Miftahul Ulum.

Saat itu, Ulum bersama staf protokoler Arif Susanto menerima uang itu di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

5 Rencana Jokowi Menata Labuan Bajo, dari Perpanjang Runway hingga Bidik Segmentasi Premium 

Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK, Basaria Panjaitan Optimistis Lolos Tahapan Berikutnya

"Kalau tidak salah Rp 3 miliar diserahkan Pak Johnny (Bendahara KONI Johny E Awuy) sebelum di ruangan saya dan diserahkan langsung, Pak Ulum membawa stafnya pak Arif (Susanto)," kata Ending saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

Ending mengatakan, uang yang diserahkan kepada Ulum terkait proposal dana hibah KONI yang diajukan ke Kemenpora.

Total uang yang diterima Ulum sebesar Rp 11,5 miliar dalam lima kali penyerahan.

Uang suap itu diserahkan atas sepengetahuan Bendahara KONI Johny E Awuy.

Ketua DPD Demokrat DKI: Kongres Partai Demokrat Tetap Digelar 2020, Belum Ada Arahan soal Koalisi

KPK Tetapkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Tiga Orang Lainnya sebagai Tersangka Kasus Suap

Pemberian pertama, Rp 2 miliar di Gedung KONI Pusat. Lalu, pemberian kedua Rp 500 juta di ruang kerja Ending.

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved