Lingkungan Hidup

Wapres Jusuf Kalla Membuka Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019 Didampingi Menteri Siti Nurbaya

Saat pembukaan, Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono.

Wapres Jusuf Kalla Membuka Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019 Didampingi Menteri Siti Nurbaya
Warta Kota/istimewa
Jusuf Kalla antara lain didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono. 

Pola Hidup Harus Menyatu dengan Alam
Jakarta Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) 2019 yang akan berlangsung hingga Sabtu mendatang.

Acara itu dibuka oleh Wapres Jusuf Klla di Jakarta Convention Center, Kamis (11/7/2019).

Saat pembukaan, Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono serta Dirjen Pengendalian dan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), RM Karliansyah.

Acara PLHK 2019 yang bertema “Biru Langitku, Hijau Bumiku”, tersebut  upaya Pemerintah khususnya KLHK untuk terus mengendalikan polusi udara dan menjadikan bumi lebih hijau.

Suami Tewas Saat Melakukan Pemanasan Bersama Istri Sebelum Berhubungan yang Diinspirasi Film Kungfu

Terungkap Hasil Riset Manfaat Kulit Telur untuk Kesehatan di Antaranya Menumbuhkan Tulang dan Gigi

Gerak Cepat Polisi untuk Menggeledah Rumah Pablo Benoa dan Rey Utami Dalam Kasus Bau Ikan Asin

Menurut Jusuf Kalla, pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang sangat cepat menimbulkan konsekuensi terjadinya peningkatan permintaan barang dan jasa serta peningkatan transportasi yang berbanding lurus dengan tingginya penggunaan bahan bakar fosil.

Pembakaran yang kurang baik pada sektor transportasi menyumbang 70% pencemaran di perkotaan, disusul dengan sumbangan dari sektor industri.

Hal ini berdampak pada penurunan kualitas udara sehingga polusi udara telah muncul sebagai salah satu risiko kesehatan terkemuka di dunia.

Jusuf Kalla antara lain didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono.
Jusuf Kalla antara lain didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono. (Warta Kota/istimewa)

Karena itu, kata Jusuf Kalla, diperlukan pola hidup yang menyatu dengan alam.

Hal tersebut dapat ditandai dengan seminimal mungkin melakukan aktivitas yang menghasilkan unsur yang dapat mencemari alam, misalnya dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, mengurangi penggunaan plastik, sabun, detergen, atau bahan kimia lainnya, termasuk mengelola sampah dengan bijak.

Lihat Wujud Tinggi Jari Tangan Teman Pria Anda untuk Menguak Kepribadian dan Nasib Sesuai Tipe A B C

Kisah Mengharukan Upaya Membebaskan Penyu Laut Terjerat Jala dan Plastik Mengambang di Air

Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehhutanan (LHK), Siti Nurbaya mengungkapkan, untuk mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor, telah dilakukan upaya-upaya peralihan penggunaan bahan bakar bersih secara bertahap, pengalihan moda transportasi dari kendaraan pribadi ke jenis angkutan umum massal, kebijakan pengetatan baku mutu emisi, dan pengembangan serta penambahan ruang terbuka hijau.

Halaman
123
Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved