Breaking News:

Kasus Ratna Sarumpaet

Sidang Putusan Kasus Penyebaran Berita Bohong Ratna Sarumpaet Ditunda Satu Jam

Saat sidang berlangsung, hakim Joni sempat menegur Ratna Sarumpaet karena sibuk dengan tasnya.

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Feryanto Hari
Ratna Sarumpat menuju ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait sidang penyebaran berita bohong, Kamis (11/7/2019). 

Jaksa penuntut umum yakin bahwa terdakwa telah membuat keonaran lewat berita bohong atau hoax penganiayaan.

Ratna Sarumpaet  sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah lebam dan bengkak yang diakuinya karena penganiayaan.

Padahal, wajah lebam dan bengkak adalah hasil operasi medik yang dijalani di satu klinik di Jakarta Pusat.

Rangkaian kebohongan dilakukan Ratna lewat pesan WhatsApp, termasuk menyebarkan foto-foto wajah lebam yang diambil saat menjalani rawat inap di klinik.

Alasan Polisi Tetapkan Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua Jadi Tersangka Kasus Bau Ikan Asin

Saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan pembelaan atau pledoi, Selasa (18/6/2019), Ratna Sarumpaet menangis.

Sedangkan ketika membacakan pembelaannya, Ratna Sarumpaet sempat mencurahkan isi hatinya.

Dia mengutarakan betapa berat hari yang dilaluinya setelah mengakui kebohongan yang dibuatnya.

Menurut Ratna, dia mendapat sanksi sosial yang begitu berat.

"Akibat kebohongan itu saya menerima sanksi sosial yang begitu berat dari masyarakat. Saya disebut Ratu Bohong," kata Ratna sambil terus terisak.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved