Seorang Kepala Desa di Kabupaten Bekasi Ditangkap Akibat Menyalahgunakan Jabatan

Marham (42), Kepala Desa Nagasari, Kecamatan Serangbaru, Kabupaten Bekasi ditangkap jajaran Kepolisian Resor Metro Bekasi.

Seorang Kepala Desa di Kabupaten Bekasi Ditangkap Akibat Menyalahgunakan Jabatan
Politic365
Ilustrasi kepala desa mendekam di balik jeruji besi. 

Marham (42), Kepala Desa Nagasari, Kecamatan Serangbaru, Kabupaten Bekasi ditangkap jajaran Kepolisian Resor Metro Bekasi.

Kades yang belum menjabat satu tahun itu ditangkap lantaran melakukan pungutan liar, terkait harga sewa lahan pasar.

"Iya benar, itu kasus 2018. Sudah ditangkap, berkas juga sudah diserahkan ke Kejaksaan untuk disidangkan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito, saat dikonfirmasi, Kamis (11/7/2019).

Rizal mengatakan Marham ditangkap pada 28 September 2018 atau sembilan bulan setelah dilantik.

Marham diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dengan meminta uang sewa atas tanah milik kas desa 2 kali lipat tiap tahunnya dari harga sewa biasanya.

"Tiap tahun, lahan itu disewa Rp 15 juta untuk Pasar Pasir Kupang. Tapi kepala desa itu meminta Rp 30 juta dan ancam akan ditutup jika tak menurutinnya," jelas Rizal.

Vanessa Angel Ungkap Kegundahan Hati Tentang di Mana Adanya Keadilan Buat Dirinya?

Kini, berkas Perkara sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dan pada 22 Maret 2019 berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi atau (P-21).

"Penyidik juga telah melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti pada Rabu 10 Juli 2019 kemarin," kata Rizal.

Adapun barang bukti yang diserahkan satu buah amplop warna coklat berisikan uang Rp 30.000.000 pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000, satu bundel dokumen pengangkatan sebagai kepala desa, maupun dokumen peraturan desa dan surat perjanjian terkait penyewaan lahan.

Pasal yang disangkakan yakni pegawai negeri atau penyelenggaran begara dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau menyalahgunakan kekuasaannya memaksa orang lain memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu baginya sendiri.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved