Putri Baiq Nuril Jadi Paskibra di NTB, Tak Ingin Ibunya Dipenjara Saat Kibarkan Merah Putih

POLITIKUS Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka terus mendampingi Baiq Nuril.

WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Menkumham Yasonna Laoly (kiri) menjawab pertanyaan media bersama anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka (kanan) dan terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Baiq Nuril (tengah), seusai melakukan pertemuan bersama di Kemenkumham, Jakarta, Senin (8/7/2019). Dalam pertemuan tersebut Yasonna Laoly mengatakan pihaknya tetap menghormati keputusan Mahkamah Agung yang menolak peninjauan kembali yang dilayangkan Baiq Muril meski kini tengah menyusun pendapat hukum terkait wacana amnesti kepada Nuril. 

POLITIKUS Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka terus mendampingi Baiq Nuril.

Baiq Nuril terus berupaya meminta penangguhan penahanan serta permohonan pengampunan Presiden (amnesti), atas kasus yang menjeratnya.

Baiq Nuril divonis enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta, karena melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Prabowo Ajukan Kasasi Lagi ke MA, Yusril Ihza Mahendra Bilang Sangat Aneh

Menurut Rieke Diah Pitaloka, perjuangan itu dilakukan agar Baiq Nuril tidak dipenjara dua kali.

Baiq Nuril sempat ditahan setelah dilaporkan melanggar Undang-undang ITE oleh kepala sekolah tempatnya mengajar, Muslim.

Pengadilan Negeri Mataram memvonis bebas Baiq Nuril, namun Mahkamah Agung menyatakannya bersalah.

Ajukan Kasasi Lagi ke MA Soal Dugaan Kecurangan Pilpres 2019, Kubu Jokowi Bilang Prabowo Tak Ikhlas

"Di luar persoalan amnesti ada sesuatu yang lebih mendesak, kami tidak ingin Baiq Nuril dipenjara dua kali," kata Rieke Diah Pitaloka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Rieke Diah Pitaloka mengaku tidak ingin Kejaksaan mengeksekusi putusan Mahkamah Agung tersebut, sebelum proses pengajuan pengampunan presiden (amnesti) rampung.

Baiq Nuril merupakan sosok yang teguh dan menyatakan tidak akan pulang ke Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga kasusnya selesai.

Ini Daftar Enam Suporter Tewas Akibat Rivalitas Persija dan Persib, Jangan Ada Korban Lagi!

Selain itu, menurut Rieke Diah Pitaloka, yang membuatnya sedih dan semakin gigih berjuang adalah pesan anak sulung Baiq Nuril yang menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di NTB pada 17 Agustus mendatang.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved