Mahasiswa Desak Kepala Dinas Pendidikan Serius Tangani Dugaan Pungli di SDN 02 Pondok Pucung

“Menurut saya, selama ini saya membuka ruang komunikasi kepada semua orang, semua lapisan, semua organisasi, kapan saja bisa komunikasi kepada saya

Mahasiswa Desak Kepala Dinas Pendidikan Serius Tangani Dugaan Pungli di SDN 02 Pondok Pucung
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Unjuk rasa mahasiswa soal pungutan liar pendidikan di sekolah yang digelar di Puspemkot Tangerang Selatan, Serua, Ciputat, Kamis (11/7/2019). 

Pemecatan terhadap Rumini (44), guru honorer, yang berupaya membongkar dugaan praktik pungli di sekolahnya di SDN 02 Pondok Pucung, Ciputat, Tangerang Selatan, berbuntut panjang.

Para mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Tangerang Selaran (KTMS) pun menuntut penyelesaian kasus dugaan pungli tersebut.

Mereka kemudian menggeruduk gedung Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Kota Tangerang Selatan, Serua, Ciputat, Kamis (11/7/2019).

Dalam aksi unjuk rasa, para mahasiswa membawa replika keranda bertuliskan “Matinya Pendidikan Sekolah Ladang Pungli, Guru Diintimitasi”.

Dalam orasinya, mahasiswa menyerukan agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Taryono, diminta serius untuk menangani dugaan pungli yang terjadi di sekolah.

“Kami menilai pemecaran terhadap ibu Rumini adalah upaya pembungkaman terhadap sikap ibu Rumini yang ingin mengungkapkan adanya dugaan praktik pungutan liar dan ketidakmampuan pemerintah dalam menangani persoalan pungli pendidikan yang sudah menjadi rahasia umum,” ungkap Koordinator Aksi, Septian Haditama kepada Wartakotalive.com.

Pasalnya, Rumini membeberkan dugaan praktik pungli di SDN 02 Pondok Pucung berupa iuran pemasangan proyektor, iuran laboratorium komputer, dan pembelian buku secara mandiri.

Padahal sekolah sudah mendapat bantuan dana dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa).

“Sebab jika kasus Rumini tidak dituntaskan kami khawatir tindakan intimidasi dapat menjadi ancaman untuk para guru dan masyarakat lainnya,” kata Septian secara lantang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuda­yaan Kota Tangerang Selatan, Taryono juga diminta untuk turun dan bertemu dengan para demonstran.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved