Breaking News:

Bau Ikan Asin

Gerak Cepat Polisi untuk Menggeledah Rumah Pablo Benoa dan Rey Utami Dalam Kasus Bau Ikan Asin

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sempat melakukan penggeledahan di rumah pasangan suami istri Pablo Benoa dan Rey Utami.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Pasangan Rey Utami dan Pablo Benua diperiksa di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019). 

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sempat melakukan penggeledahan di rumah pasangan suami istri Pablo Benoa dan Rey Utami di Bogor, setelah menetapkan keduanya sebagai tersangka kasus bau ikan asin yang dilaporkan pesinetron Fairuz A Rafiq.

Penggeledahan itu dilakukan, Kamis (11/7/2019) pagi, sekitar pukul 10.00.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (11/7/2019).

"Setelah menetapkan tersangka pagi tadi pukul 10.00, penyidik lakukan penggeledahan di rumah Pablo dan Rey Utami di Bogor," kata Argo.

Fairuz A Rafiq Bertakbir Usai Polda Metro Jaya Tetapkan 3 Orang Jadi Tersangka Kasus Bau Ikan Asin

Fairuz A Rafiq dan suaminya, Sonny Septian, mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Galih Ginanjar, Senin (1/7/2019).
Fairuz A Rafiq dan suaminya, Sonny Septian, mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Galih Ginanjar, Senin (1/7/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Namun katanya barang bukti yang dicari di sana sudah tidak ada.

"Saat kita melakukan penggeledahan hampir semuanya sudah kosong. Artinya bahwa barang bukti yang digunakan seperti untuk perekaman, kamera dan flashdisk tidak ada semua di sana," kata Argo.

Argo mengatakan, penggeledahan terkait peran Pablo dan Rey yang mewawancarai Galih Ginanjar dan meng-upload hasil wawancara ke akun youtube mereka.

"Peran mereka, tersangka Pablo adalah pemilik akun youtube official Rey Utami dan Benoa Channel. Sementara Rey Utami adalah pemilik email utamirey87@gmail.com untuk masuk ke akun YouTube itu," kata Argo.

"Modus operandinya bahwa 3 tersangka Galih, Rey dan Pablo membuat suatu wawancara, kemudian direkam dan diedit secara sadar.

Lalu, di-upload ke akun YouTube mereka Rey Utami dan Benoa Channel," tambah Argo.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved