Perampokan Toko Emas

BREAKING NEWS: Dua Perampok Toko Emas di Balaraja Tangerang Warga Malaysia

APARAT Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang mengungkap peristiwa perampokan di Toko Emas Permata.

BREAKING NEWS: Dua Perampok Toko Emas di Balaraja Tangerang Warga Malaysia
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Jajaran Polresta Tangerang mengungkap kasus perampokan emas yang pelakunya merupakan warga Malaysia. Ekspose kasus ini digelar di Mapolresta Tangerang, Kamis (11/7/2019). 

APARAT Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang mengungkap peristiwa perampokan di Toko Emas Permata, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu 15 Juni 2019 lalu.

Kedua terduga pelaku yang sempat terekam kamera CCTV merupakan warga negara Malaysia berinisial MNRF (26) dan MNI (24).

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif menjelaskan, berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan para saksi, penyelidikan dimulai dari status kepemilikan kendaraan yang digunakan terduga pelaku.

13 Polisi Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan KPK, Dosen dan Advokat Mendominasi

Menurutnya, anggota mengumpulkan berbagai keterangan dan informasi sekecil apa pun.

Segala keterangan, bukti-bukti petunjuk, dan hasil olah TKP, dihimpun dan dianalisis menggunakan metode investigasi ilmiah (scientific crime investigation).

“Dari hasil analisis atau investigas ilmiah yang kami lakukan, akhirnya kami dapat menelusuri rekaman perjalanan atau travel record dan location history para terduga pelaku,” kata Sabilul Alif di Mapolresta Tangerang, Kamis (11/7/2019).

Dari Total 376 Pendaftar Calon Pimpinan KPK, Cuma 192 Orang yang Lolos Seleksi Administrasi

Sabilul Alif menambahkan, dari hasil penelusuran, terungkap sehari sebelum merampok toko emas di Balaraja, para terduga pelaku juga merampok SPBU di Kampung Gelebeg, Kecamatan Balaraja.

Saat di SPBU, kata Sabilul Alif, terduga pelaku keluar dari mobil, kemudian menghampiri Ferri Abdullah, karyawan SPBU.

Salah satu terduga pelaku, lanjutnya, kemudian menodongkan benda berbentuk senjata api, lalu mengambil paksa tas pinggang yang dikenakan korban.

Garbi Besutan Fahri Hamzah Bakal Jadi Parpol, PKS: Bikin Partai Itu Berat, Biar Kami Saja

“Di dalam tas itu berisi uang sebesar Rp 4.693.000. Setelah itu, para pelaku melarikan diri dengan mobil ke arah Tol Merak,” ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved