Berita Tangerang

Blanko KTP Langka, Disdukcapil Tangsel Rampingkan Jatah Setiap Kecamatan

Pengurangan kuota blanko itu diakibatkan oleh sedikitnya jatah blanko KTP yang diterima pihaknya.

Blanko KTP Langka, Disdukcapil Tangsel Rampingkan Jatah Setiap Kecamatan
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Petugas mengujicoba penggunaan mesin pembaca chip e-KTP (card reader) di Kementerian Dalam Negeri. 

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan kini mengurangi jatah blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) setiap harinya.

Kadis Dukcapil Tangsel Dedi Budiawan menerangkan, pengurangan kuota blanko itu diakibatkan oleh sedikitnya jatah blanko KTP yang diterima pihaknya.

"Blanko memang lagi langka, kita masih dapat seminggu 500, padahal sehari kita butuh 1.000," ungkap Dedi, Rabu (11/7/2019) malam.

Polisi Bongkar Keberadaan 31 TKW dengan E-KTP Dipalsukan, Berawal dari Dua TKW Melarikan Diri

Sedikitnya jatah blanko, kata Dedi, maka setiap harinya dikeluarkan 100 blanko untuk disebar di tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan yang ditujukan bagi pemohon KTP pemula.

"Sehari dikeluarin 100, dibagi 7 kecamatan. Pamulang dan Pondok Aren 20, Ciputat, Ciputat Timur, dan Serpong 15, Serpong Utara 10, Setu 5," terangnya.

Kabar Gembira, 2 Rute Transjakarta Ini Masuk ke Dalam Universitas Indonesia Bisa Keliling Gratis

Kendati demikian, kuota itu masih sangat jauh dari permohonan masyarakat.

Menurut Dedi, pemohon KTP pemula saja dalam satu harinya membutuhkan sekitar 200 blanko KTP.

Jika blanko KTP sudah habis, maka pemohon akan mendapatkan surat keterangan (suket) sebagai penggantinya.

"Informasinya di pusat lagi proses lelang, paling lambat September blanko normal lagi," kata Dedi.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved