PPP Tak Bakal Ajukan Lukman Hakim Saifuddin Jadi Menteri Lagi karena Alasan Ini

PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) dipastikan tidak akan mengajukan Lukman Hakim Saifuddin lagi sebagai menteri dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin.

PPP Tak Bakal Ajukan Lukman Hakim Saifuddin Jadi Menteri Lagi karena Alasan Ini
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meninggalkan Gedung KPK, seusai menjalani pemeriksaan, Kamis (23/5/2019). 

PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) dipastikan tidak akan mengajukan Lukman Hakim Saifuddin lagi sebagai menteri dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani Sani mengatakan, PPP menganut prinsip bergantian dalam hal kursi menteri yang dipercayakan Presiden Jokowi kepada para kader partai berlambang Kakbah itu.

"Jadi ini setuju semua kalau prinsip," ujar Arsul Sani seusai bersilaturahmi dengan Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019).

Banyak Napi di Jawa Barat Jadi Homo dan Lesbi Saat Jalani Hukuman, Ini Penyebabnya

"Tentu ya di antara kami (kader PPP) yang ada di sini yang menjadi calon menteri, yang nanti segera diajukan oleh Pak Ketum PPP ke Pak Jokowi," sambungnya.

Menurutnya, Lukman Hakim Saifuddin yang saat ini menjabat Menteri Agama, ke depan tentu ada penugasan lain dari partai ataupun pemerintah untuk bertugas di tempat lain.

"Sebagai kader partai, kami juga harus berikan kesempatan kader lain untuk bisa duduki jabatan-jabatan di pemerintahan," tuturnya.

Orientasi Seks Menyimpang Sejumlah Napi Sudah Rahasia Umum, yang Bisa Dipakai Terlihat Jelas

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menyatakan, Presiden Jokowi mempersilakan partai berlambang Kakbah itu untuk mengajukan jumlah menteri.

Hal tersebut disampaikan Suharso setelah dirinya bersama para kader PPP bersilaturahmi kepada Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (9/7/2019).

"Saya mengulangi saja (perkataan Jokowi saat pertemuan), kalau NasDem minta 11, PKB minta 10, maka pantas juga kalau PPP minta 9, gitu kata Presiden," ujar Suharso disambut riuh para kadernya.

Kronologi Pria Rusak Altar Gereja di Bali, Awalnya Beribadah Lalu Mengamuk, Istrinya Ikut Dibanting

"Berarti apa artinya? Tidak ngerti saya, kalau berharap kan boleh saja, kan tidak ada yang salah untuk menyampaikan," sambung Suharso.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved