Berita Tangerang

Ini Kisah Duka Para Pengawal Mobil Ambulans di Tangerang Selatan

Relawan Indonesian Escorting Ambulance (IEA) masih sering dianggap sebelah mata oleh pengendara lain.

Ini Kisah Duka Para Pengawal Mobil Ambulans di Tangerang Selatan
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Indonesian Escorting Ambulance (IEA) Kota Tangerang Selatan di kawasan Ciater, Serpong, Rabu (10/7/2019) 

Relawan Indonesian Escorting Ambulance (IEA) masih sering dianggap sebelah mata oleh pengendara lain.

Padahal, komunitas ini memiliki tujuan mulia, yaitu untuk mengawal ambulans.

Koordinator IEA Tangerang Selatan, Salman Alfarisi (22) mengatakan, selama menjadi pengawal ambulans masih saja mendapatkan cacian dari pengendara lain yang melintas.

Sementara, kata Salman, seseorang di dalam ambulans membutuhkan pertolongan yang cepat sehingga dibantu oleh IEA dengan membuka jalan agar lancar menggunakan sepeda motor.

"Suka duka banyak, kadang suka diomelin orang misalnya bilang 'apa sih berisik banget udah tau macet juga'. Kita tetap bantu, masih banyak orang belum sadar," ungkap Salman, Selasa (9/7/2019).

 Akademisi Ungkap, Selama Ini Kubu Paslon 02 Tersandra Kepentingan Habib Rizieq

 Penampakan Toko Berlian Barbie Kumalasari yang Kini Dihujat Habis-Habisan Warganet

 Siapa Tiga Jenderal Aktif yang Diperiksa TGPF Kasus Novel Baswedan?

Tidak hanya cacian, relawan IEA juga rentan dengan risiko kecelakaan, apalagi tugasnya harus membuat pengendaran lain mengalah demi melintasnya ambulans.

"Pernah ada anggota yang ditabrak, waktu itu dia lagi nge-block jalan," ujar Salman.

Kendati penuh dengan risiko, pengawal ambulans ini tidak digaji oleh institusi tertentu.

Mereka bekerja membuka jalan untuk ambulans secara suka rela.

Organisasi suka rela yang sudah terbentuk sejak 2017 di Tangerang Selatan ini kini memiliki sekitar 20 anggota.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved