Isu Makar

Penangguhan Penahanan Belum Dikabulkan, Pengancam Penggal Kepala Jokowi Menikah di Rutan Polda

Hermawan Susanto (25), pria yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi, telah melangsungkan pernikahan di Rutan Polda Metro Jaya, Rabu lalu.

Penangguhan Penahanan Belum Dikabulkan, Pengancam Penggal Kepala Jokowi Menikah di Rutan Polda
KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR
HS (25), pria yang mengancam memengal Presiden Joko Widodo, saat digiring ke Mapolda Metro Jaya, Minggu (12/5/2019). 

Ternyata tersangka Hermawan Susanto (25) alias HS, pria yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi, telah melangsungkan pernikahan di Rutan Polda Metro Jaya, Rabu (3/7/2019) lalu.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (9/7/2019).

Usai melakukan ijab kabul dengan kekasihnya Anita Agustin, di dalam Rutan Polda Metro Jaya, HS kembali ditahan.

"Ya, yang bersangkutan kami fasilitasi untuk menikah di Rutan Polda Metro," kata Argo, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, jalan keluar menikah di Rutan Polda Metro, setelah penyidik memutuskan belum mengabulkan permohonan penangguhan penahanan yang diajukan tim kuasa hukum HS.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya AKBP Barnabas, juga membenarkan bahwa HS diperkenankan melangsungkan pernikahan di Rutan Polda Metro Jaya, Rabu (3/7/2019) lalu.

 Lowongan Kerja di Kapal BUMN untuk SMA/SMK dengan Gaji Minimal Rp 8 Juta

 Suami Jujur ke Istri Telah Hamili Wanita Lain, Istri Langsung Perintahkan Selingkuhannya Bunuh Suami

 Janda Muda Tsamara Amany Bakal Lepas Statusnya, Sosok Calon Suaminya Bukan Orang Biasa

 Klarifikasi Lengkap Soal Audrey Yu Jia Hui: Passionnya Bukan di NASA, Kini Masih Sekolah S2/S3 di AS

"Yang bersangkutan sudah menikah, Rabu 3 Juli lalu di Rutan. Kami fasilitasi" katanya, Selasa (9/7/2019).

Sementara itu, Kuasa hukum HS, Sugiyarto Atmowijoyo mengatakan, kliennya melangsungkan ijab kabul sekitar pukul 16.00, Rabu (3/7/2019) lalu.

Ketika itu, pernikahan HS dengan Anita Agustin hanya dihadiri KUA Kecamatan Kebayoran Baru, para orangtua, saudara kandung kedua mempelai, serta anggota Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya.

"Yang terpenting orientasinya bahwa mereka bisa ijab kabul," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved