Kajian Ustadz Abdul Somad

Jawaban Ustadz Abdul Somad untuk Banyaknya Pertanyaan Masuk Jadi Pegawai Lewat Jalur Menyogok

Ustadz Abdul Somad mempunyai pandangan khusus, yang terkait masalah menyogok untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

Jawaban Ustadz Abdul Somad untuk Banyaknya Pertanyaan Masuk Jadi Pegawai Lewat Jalur Menyogok
YouTube
Ustadz Abdul Somad ungkap persoalan menyogok untuk mendapatkan pekerjaan. 

USTADZ Abdul Somad mempunyai pandangan khusus untuk sejumlah kalangan yang menanyakan tentang masuk sebagai pegawai dengan jalan menyogok.

Pertanyaan sering terkuak dari banyak pihak karena banyak kalangan yang mengikuti proses seleksi penerimaan pegawai di sejumlah tempat.

Ada beberapa lokasi yang memang tidak terhindarkan untuk diharuskan membayar dulu, wani piro untuk bisa menjadi pekerja di sana.

Lantas, apa pandangan Ustadz Abdul Somad terkait masalah ini?

Meski demikian, Ustadz Abdul Somad mempunyai pandangan khusus terkait masalah menyogok untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

"Kalau tidak bayar, maka orang lain yang tidak layak bisa masuk, tapi simak ini baik-baik," katanya dalam sebuah ceramah tanya jawab yang populer di media sosial yang dikutip Warta Kota, Senin (9/7/2019).

Ustadz Abdul Somad secara khusus menyoroti persoalan boleh tidaknya masuk sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau berbagai posisi lainnya dengan jalan lebih dulu harus menyogok.

Soalnya, kalau tidak membayar sejumlah uang, maka posisi itu akan diambil orang lain.

Ustadz Abdul Somad minta agar masalah ini diperhatikan dengan sebaik-baiknya.

LINK BIG MATCH PERSIJA VS PERSIB

 Persib Cuma Menang Tujuh Kali dari 41 Pertemuan Lawan Persija, Rivalitas Bukan karena Prestasi

 Ini Sisi Lemah Persija yang Patut Diwaspadai dalam Laga Bigmatch Melawan Persib di SUGBK Besok

 Tony Sucipto Anggap Laga Persija Vs Persib Seperti Laga Lainnya

 

INFO PALING HIT

 Lowongan Kerja di Kapal BUMN untuk SMA/SMK dengan Gaji Minimal Rp 8 Juta

 Lowongan Kerja BUMN PT PELNI Untuk Lulusan SMA, Dibuka Besar-Besaran, Ini Cara Daftarnya

 Moeldoko: Rizieq Shihab Pulang Sendiri Saja, Kalau Enggak Bisa Beli Tiket Saya Beliin

BERITA VIDEO TERPOPULER

 VIDEO : Keren, Wanita Keturunan Indonesia Kawal Presiden AS Donald Trump

 VIDEO: Sule Duet Dengan Baby Shima, Lagu Dibuat Anaknya Sendiri

 VIDEO: Kedatangan Jemaah Haji Asal Indonesia di Jalur Cepat Bandara Madinah

"Ini panjang urusannya, perhatikan, menyogok itu terbagi dua, ada nyogok boleh dan tidak boleh," katanya.

Ustadz Abdul Somad meyakini, pandangan ini sudah pasti akan menimbulkan kontroversi karena pasti banyak yang beranggapan banyak alasan apa pun, masuk kerja dengan jalan menyogok itu tidak boleh.

"Jadi, dengar baik-baik, jangan sampai nanti di internet muncul, Abdul Somad menghalalkan menyogok, saya tidak mau," katanya.

"Tolong jangan main potong, kalau memang tidak punya modal, jangan tonton," katanya.

Ustadz Abdul Somad meminta agar masalah pandangan dia tidak dipelintir sebagian pihak.

"Yakinkan Anda punya paket data 2 Giga Bite (GB)," katanya berseloroh.

Persoalan sogok menyogok untuk mendapatkan pekerjaan memang terus menjadi masalah karena jika jalan itu tidak dilakukan, kesempatan hilang.

Ini Asal Uang yang Disita KPK dari Laci Ruang Kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Khofifah di Polda Jatim dalam Kasus OTT Romahurmuziy

Lantas, kategori mana menyogok itu masih bisa dibenarkan, menurut Ustadz Abdul Somad?

Hal tersebut memang erat kaitannya dengan terpaksa, tidak ada jalan lain, tidak dilakukan, peluang hilang.

"Penerimaan pegawai sebagai guru dengan syarat jadi tenaga guru honor 5 tahun, IP 3,7, ijazah FKIP, syarat harus terpenuhi."

"Tiba-tiba datang orang melamar."

"Ditanya, kamu ijazahnya apa?"

"Dijawab, FKIP, nilai 3,7, menghonor 5 tahun."

Kemudian, panitia menjelaskan, ketiga syarat itu terpenuhi.

Namun, panitia menjawab, syaratnya wani piro?

"Kalau kamu bayar Rp 50 juta, kamu lulus."

"Maka, saat itu, kamu boleh membayar karena sedang mengambil haknya."

"Kalau tidak diambil, terserah engkau, tapi orang lain yang mengambilnya, maka ambil itu," katanya.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, dengar baik-baik penjelasan ini.

"Ada pun yang menerima, Rp 50 juta, maka dia jelas haram."

"Rp 500 juta, tetap haram," katanya.

Catatan tersebut, menurut Ustadz Abdul Somad untuk yang memenuhi syarat tersebut.

"Yang haram sepenuhnya IP berapa 2,0, menghonor satu bulan, ijazah Teknik Sipil, maka ketiga syarat itu tidak memenuhi semuanya, tapi dibawanya kopor penuh uang, jadi dia diterima."

"Maka, saat itu, keduanya haram semua, gaji haram, uang tunjangan harap, semua haram."

"Penerimanya bawa uang itu untuk naik haji, maka semuanya haram, tak dapat haji mabrur karena berangkat dengan menggunakan uang haram," kata Ustadz Abdul Somad.

Tuntunan Ustadz Abdul Somad Saat Salat Sunat Ditepuk Pundak oleh Makmum dan Hukum Air Dibacakan Doa

Ustadz Adi Hidayat Ungkap Kisah Nyata Orang Terhindar dari Bunuh Diri Setelah Tertidur di Masjid

Chelsea Islan Miliki Jiwa Petualang Lebih Tertarik Bertualang Bersama Keluarga dari Solo Traveling

Sementara itu, dalam kasus suap jabatan di Kementerian Agama, yang menjerat Romahurmuziy, maka Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membantah dirinya kenal secara dengan mantan Ketua Umum PPP itu.

Meski demikian, terkuak banyak sekali foto dan video yang menunjukkan kalau sosok Khofifah Indar Parawansa itu mempunyai hubungan dekat dengan Romahurmuziy.

Kasus ini masih diproses KPK yang mengawali pengusutannya dengan menangkap tangan Romahurmuziy.

Selain mengakibatkan Khofifah Indar Parawansa terjerat, kasus ini juga mengakibatkan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin terjerat keterangan yang diperoleh dari sejumlah saksi.

SEBAGIAN kalangan umat Islam sering mengalami peristiwa yang tidak terduga di saat menjalankan salat sunat di masjid.

Lantas, bagaimana sih tuntutan untuk menyikapinya yang sesuai ajaran Agama Islam?

Misalnya, saat memasuki masjid, umat Islam menjalankan ibadah salat sunat Tahiyatul Masjid.

Salat sunat Tahiyatul Masjid biasanya dilakukan di saat umat Islam baru memasuki masjid.

Sejumlah salat sunat memang hanya dilaksanakan sebanyak dua rakaat dan dilanjutkan dengan salat sunat lain.

Misalnya, salat sunat hajat, salat sunat taubat, salat sunat sebelum salat wajib, dan salat sunat setelah salat wajib.

Biasanya, salat sunat dilaksanakan oleh seorang Muslim di saat akan menunaikan salat wajib di masjid.

 Hancurnya Hati Seorang Ibu Saat Suami Mengangkat Tengkorak Anaknya dari Mulut Buaya yang Memangsanya

Karena itu, bagi setiap orang Muslim tidak mengherankan berbondong-bondong untuk melaksanakan salat sunat tersebut.

Sebagaimana diungkap Warta Kota melalui sebuat video yang diunggah di sejumlah platform, Ustadz Abdul Somad memberikan jawabannya.

"Kalau ada orang menepuk bahu kita, saat menjalankan ibadah salat sunat, maka keraskan suara Anda saat menjalankan salat, jangan diam," kata Ustadz Abdul Somad dalam salah satu ceramahnya, yang dikutip Warta Kota, Sabtu (6/7/2019).

Menurut Ustadz Abdul Somad, di saat ada seorang Muslim yang makmum, maka seorang Muslim yang menunaikan salat sunat itu wajib untuk menjadi imam.

"Keraskan ucapan, Allahu Akbar, jangan diam," katanya.

Meski sedang menunaikan salat sunat dan makmum niat salat wajib, mereka tetap mendapatkan pahala yang sesuai.

Bahkan, pahala itu adalah pahala berlipat, misalnya umat Muslim yang menunaikan salat sunat itu, maka dia mendapatkan pahala salat sunat ditambah pahala salat berjamaah.

Menurut Ustadz Abdul Somad, salat yang dijalankan tetap sah.

Meski, kata Ustadz Abdul Somad, awalnya, mereka mempunyai niat salat yang berbeda.

"Sah," kata Ustadz Abdul Somad.

Karena itu, orang yang ditepuk bahunya, jangan malah mengibaskan tangannya untuk menandakan dia bukan sedang menjalankan salat wajib.

Ustadz Abdul Somad memberikan jawaban soal salat sunat ada yang makmum, lanjutkan salat dan jadi imam atau mengibaskan tangan kepada makmum untuk menyingkirkan dia?

Ustadz Abdul Somad memberikan tuntunan, orang yang menjadi imam tersebut tidak perlu menjadi risau dan berupaya untuk menolak pengangkatan dia sebagai imam salat wajib.

"Teruskan salatnya, jangan dihentikan," kata Ustadz Abdul Somad.

 Buntut Video Bau Ikan Asin Diakui Galih Ginanjar Membuatnya Capek karena Jalani Pemeriksaan 13 Jam

Kabar Ustadz Abdul Somad mengikuti program doktoral di Sudan telah diterima sebagian kalangan umat Islam.

Banyak yang mendoakan Ustadz Abdul Somad, yang sedang menuntut ilmu di Sudan.

Sejumlah ceramah Ustadz Abdul Somad masih bisa ditemukan di media sosial dan sejumlah platform di ponsel yang dimiliki umat Islam.

Banyak kalangan memberikan komentar, mereka rindu dengan siraman ceramah yang menyegarkan dari Ustadz Abdul Somad.

Misalnya seperti terungkap dalam kolom komentar netizen di sejumlah aplikasi dan platform yang bisa disimak di ponsel.

Banyak kalangan yang terbantu dengan jawaban-jawaban yang diberikan oleh Ustadz Abdul Somad dalam sesi tanya jawab ceramah yang diselenggarakannya.

 Dirjen PPKL KLHK RM Karliansyah Ungkap Kualitas Udara Jakarta Masih Bagus Masuk Kategori Sedang WHO

Dalam bagian lain, Ustadz Abdul Somad menjelaskan tentang adanya sebagian kalangan yang minum air putih yang dibacakan doa.

"Mendoakan air, dibacakan ayat Quran di air, mendaakan air pakai doa, boleh."

"Al Fatihah dibacakan, ditiupkan, setelah diteliti di Jepang, molekul-molekul air indah bercahaya," katanya.

"Itu menunjukkan ada efek pengaruh doa terhadap air."

Dalilnya mana?

"Buku Abdullah bin Abbas, tengok buku 32 masalah populer."

"Kalau ada kesulitan dibacakan ayat-ayat, ditiupkan ke air."

"Kalau ada yang mengalami kerasukan setan, baca Al Ikhlas 3 kali, Al Alaq sekali, Anas sekali, Al Fatihah sekali, ayat kursi sekali, dibacakan ke air," katanya.

Hanya saja, kata Ustadz Abdul Somad, air yang sudah dibacakan ayat tidak boleh dipakai untuk bersuci setelah buang air kecil atau buang air besar.

Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat juga memberikan kisah tentang Haji Agus Salim yang dipopulerkan oleh Rocky Gerung terkait jenggot.

Sejumlah studi juga menjelaskan, setiap orang yang memelihara jenggot bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Bisa dibaca di artikel lain di Warta Kota, dalam kesempatan terpisah.

 Ustadz Adi Hidayat Kembali Ungkap Kisah KH Agus Salim yang Memicu Kriminalisasi pada Rocky Gerung

Kisah KH Agus Salim diolok-olok karena berjenggot kembali disampaikan dengan narasi yang indah oleh Ustadz Adi Hidayat (UAH).

Kehebatan KH Agus Salim yang memang menguasai 14 bahasa dunia memang sangat mengagumkan.

"Beliau diundang untuk menyampaikan pidato di parlemen dunia, saat naik ke atas panggung, beliau dicemooh dengan bahasa, embek, embek, embek," katanya dalam sebuah ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat.

Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat (Twitter)

Ustadz Adi Hidayat menceritakan kisah masyhur yang dialami oleh KH Agus Salim, kisah ini pernah disampaikan di sejumlah forum, termasuk yang disampaikan Rocky Gerung.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, KH Agus Salim sangat menguasai ilmu dan menguasai Al Quran di saat dihina seperti itu.

"Beliau hadir dengan jenggotnya, begitu naik podium, para diplomat mengolok dengan kata-kata tidak biasa, embek, apa beliau marah?"

"Tidak karena beliau paham Al Quran surah ke 3 ayat 134, orang yang bertakwa adalah orang yang sanggup menahan amarahnya."

"Diplomat takwa, dengan ilmunya, beliau naik podium, lihat kalimatnya."

 Tokoh Agama Bangga Disebut Kafir, Reaksi Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat Soal Kafir

 Reaksi Fahri Hamzah pada Islamophobia Selain Kafir Sebagian Pihak Alergi pada kata Halal dan Syariah

 Emha Ainun Najib Menguak Ini Dia Kesalahan Prabowo Subianto dalam Kasus Penculikan Aktivis

"Tuan-tuan dan nyonya-nyonya sekalian bahwa saya dianugerahi oleh Allah SWT Tuhan kita semua, kemampuan sejumlah bahasa manusia."

Kisah KH Agus Salim yang masyhur kembali diungkap Ustadz Adi Hidayat.
Kisah KH Agus Salim yang masyhur kembali diungkap Ustadz Adi Hidayat. (Twitter)

"Jangankan bahasa manusia, bahasa kambing pun, saya, nanti, menafsirkannya."

"Saya mohon maaf untuk kalangan kambing yang hadir di sidang istimewa ini."

"Saya akan bicara dulu dengan bahasa manusia, setelah itu, saya jelaskan dengan bahasa kambing."

Setelah itu, kata Ustadz Adi Hidayat, para penghina itu terbungkam, mereka berhasil dibuat malu karena menyampaikan bahasa kambing.

Hal tersebut juga telah dikisahkan dengan gaya khas yang diungkap Rocky Gerung untuk mengisahkan kekagumannya pada sosok KH Agus Salim.

Bahkan, sesungguhnya, Rocky Gerung memuji kehebatan KH Agus Salim, yang dihina sebagian orang asing dengan kata-kata menghina karena menyamakan dia dengan kambing.

Berikut sebagian cerita yang dikisahkan oleh Rocky Gerung, yang membuat dia kembali dilaporkan ke polisi karena dianggap menghina KH Agus Salim.

"Jadi, saat dia pidato, beliau terdiam sejenak untuk bertanya, setahu saya, saya diundang untuk bicara di forum manusia, tapi mengapa ada binatang di forum manusia ini?"

"Hal itu menegaskan bahwa KH Agus Salim tidak pernah plongak plongok."

Sebelum ini, Rocky Gerung juga dilaporkan sejumlah pembencinya ke polisi dengan membawa salah satu diskusi di Indonesia Lawyers Club (ILC).

Kala itu, Rocky Gerung menyampaikan tentang kitab suci merupakan fiksi dalam makna fiksi adalah hal yang baik, bukan fiktif.

Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved