Harga Cabai di Pasar Bintara Melonjak Jadi Rp 70 Ribu/Kilogram, Khadijah Terpaksa Beli Cabai Layu

“Ini gara-gara stok terbatas, mungkin karena cuaca. Pemerintah harus cepat turun tangan biar harga normal kembali,”

Harga Cabai di Pasar Bintara Melonjak Jadi Rp 70 Ribu/Kilogram, Khadijah Terpaksa Beli Cabai Layu
Warta Kota/Muhammad Azzam
Seorang ibu sedang berbelanja kebutuhan sayur mayur dan bumbu masak di Pasar Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa (9/7/2019) 

Khadijah (51), warga Bekasi Barat, mengeluhkan harga cabai yang melonjak tinggi.

“Haduh iya kaget harganya naik banget. Harga cabai makin pedas aja nih mahal,” ucapnya sambil geleng-geleng kepala ditemui di Pasar Bintara, Bekasi Barat, Selasa (9/7/2019) kepada Wartakotalive.com.

Tak ayal, karena mahalnya harga cabai, Khadijah yang berjualan makanan seblak ini terpaksa mengurangi pembelian cabai.

“Saya kurangin beli cabai, atau beli cabai yang udah layu aja biar agak murah. Soalnya kan dagang seblak kalau enggga pakai cabai kurang resep (enak),” paparnya

Di Pasar Bintara Bekasi Barat, harga cabai kini mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Sebelumnya masih Rp 40 ribu per kilogram.

Bukan cuma pembeli yang mengeluh harga cabai naik. Para pedagang cabai di Pasar Bintara seperti Agus (44) juga mengeluh.

“Dari dua minggu lalu merangkak naik, minggu lalu masih Rp 55 ribu. Sekarang bisa jual Rp 65-70 ribu,” kata Agus, Selasa (9/7/2019).

Agus menyebut kenaikan cabai terjadi dari pusatnya yaitu Pasar Induk Kramat Jati. Terlebih stok cabai terbatas.

“Kita aja cuman bisa beli sedikit dari sananya (Pasar Induk) sudah mahal. Pedagang juga dibatasi pembeliannya,” ucapnya.

Akibat kenaikan harga cabai, terjadi penurunan jumlah pembeli di lapaknya.

“Kita bingung, dulu pembeli beli Rp 2 ribu atau Rp 5 ribu masih kita kasih. Kalau sekarang harus beli minimal seperempat kilo. Jadi sepi yang belinya,” ujarnya.

Kenaikan harga cabai juga dikeluhkan Tampubolon, pedagang lainnya.

Ia berharap pemerintah bisa mengatasi kenaikan harga cabai ini.

“Ini gara-gara stok terbatas, mungkin karena cuaca. Pemerintah harus cepat turun tangan biar harga normal kembali,” katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved