Berita Duka

Sutopo Purwo Nugroho Berjiwa Sosial Sejak Kecil, Sempat Ingin Berangkatkan Orang Tuanya Naik Haji

Sebelum wafat, Sutopo Purwo Nugroho menjalani pengobatan kanker paru-paru di Guangzhou, Tiongkok.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jumat (5/9/2018) siang.(KOMPAS.com/Ihsanuddin) 

SUHARSONO Harsosaputro, ayah almarhum Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, mengaku menangis ketika melihat kondisi terakhir anaknya sebelum wafat.

Sebelum wafat, Sutopo Purwo Nugroho menjalani pengobatan kanker paru-paru di Guangzhou, Tiongkok.

Suharsono mengaku sempat melihat kondisi anaknya yang tengah drop lewat foto, Sabtu (6/7/2019) akhir pekan lalu.

Rizieq Shihab Dipulangkan Jadi Syarat Rekonsiliasi, Politikus PDIP: Suporter Tidak Usah Ikut Ngatur

Ia mengungkapkan, pada foto yang dilihatnya, anaknya yang dalam kondisi lemah, tengah mengenakan alat bantu oksigen di hidungnya.

"Kondisi drop Hari Sabtu kemarin saya diberi fotonya," kata Suharsono di rumah duka di Raffles Hills, Blok i6 Nomor 15 Harjamukti, Cimanggis, Sukatani, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019).

"Dia ada alat pembantu oksigen itu. Sudah kelihatan loyo begitu. Saya sampai menangis pada waktu dikirimi foto."

Politikus PKB: Yang Ngusir Rizieq Shihab Siapa? Dia Pergi Sendiri Kok, Kalau Mau Pulang Saja

Suharsono mengatakan, terakhir ia berbicara dengan anak pertamanya itu, lewat telepon pada Jumat (6/7/2019).

Dalam perbincangan terakhirnya, ia berpesan agar anaknya tetap semangat, tidak putus asa, dan optimis akan sembuh.

"Kami ada hubungan terakhir pada dua hari sebelum anak saya meninggal. Saya langsung telepon ke Cina dari rumah di Boyolali."

Siapa Komandan Lapangan Kerusuhan 21-22 Mei 2019 yang Diburu Polisi?

"Untuk memberikan semangat agar anak saya tidak putus asa, optimis, bahwa dia akan sembuh, percayalah. Anak saya bersedia juga," papar Suharsono.

Ia pun mengatakan saat itu suara Sutopo Purwo Nugroho masih jelas dan meminta doa kepadanya.

"Iya jelas bisa ngomong. Iya Pak. Iya Pak, doakan terus ya Pak," kata Suharsono mengulangi ucapan anaknya tersebut.

Ini Ciri-ciri Penembak Misterius Saat Kerusuhan 21-22 Mei 2019, Beraksi Pakai Tangan Kiri

Ia menceritakan, jauh hari sebelum Sutopo Purwo Nugroho sakit, anaknya sempat punya keinginan untuk memberangkatkan dirinya dan ibunya untuk ibadah Haji.

Namun, impian tersebut harus pupus karena Sutopo Purwo Nugroho telah wafat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved