Berita Bekasi

Raihan BPHTB Lampaui Target, Bekasi Pinjamkan Lahan kepada PPAT

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meletakkan batu pertama pembangunan kantor Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah dan Ikatan Notaris Indonesia Kota Bekasi.

Raihan BPHTB Lampaui Target, Bekasi Pinjamkan Lahan kepada PPAT
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat meletakkan batu pertama pembangunan kantor Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kota Bekasi di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Senin (8/7/2019). 

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meletakkan batu pertama pembangunan kantor Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kota Bekasi pada Senin (8/7/2019).

Lokasinya berada di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan. 

Pembangunan gedung empat lantai dengan nilai sekitar Rp 1,5 miliar ditargetkan bakal rampung pada 2020 mendatang.

Pembangunan gedung ini tidak menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), tapi menggunakan kas IPPAT sendiri.

"Pemerintah hanya meminjampakaikan lahan 600 meter ini untuk mereka," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

 Kasus Bau Ikan Asin Memanas, Hotman Paris Hutapea Dilaporkan ke Polisi, Begini Reaksinya

 AKHIRNYA Keluarga Si Jenius Audrey Yu asal Surabaya Bantah Jokowi Tawari BPPT dan Kerja di NASA

Rahmat mengatakan, pemerintah daerah meminjamkan lahannya untuk IPPAT karena mereka telah berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor kepengurusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kata dia, realisasi BPHTB yang disetor IPPAT kepada pemerintah daerah pada 2018 lalu mencapai Rp 454 miliar dari target Rp 400 miliar.

"Tahun ini targetnya Rp 440 miliar, saya yakin teman-teman IPPAT bakal menghasilkan BPHTB melebihi target tersebut," ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, pembangunan gedung IPPAT menggunakan lahan bekas konstruksi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dibangun pada 2011 lalu.

Pembangunan gedung MUI Kota Bekasi sempat terhenti karena Kantor Sekretariatnya telah bergabung dengan Islamic Center Bekasi di Jalan Ahmad Yani.

Rahmat lalu menginstruksikan kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk menghitung penyusutan nilai konstruksi bangunan tersebut.

 Viral Gadis Super Jenius Kerja di NASA, Gaji Rp 200 Juta per Bulan. Benarkah Ditawari Kerja Jokowi?

 TERUNGKAP Meriam Bellina Awet Muda meski Sudah 54 Tahun, Perawatan Kecantikannya Bikin Ngilu

Rencananya, hasil taksiran tersebut akan dituang ke dalam berita acara (BA) dokumen peminjaman lahan kepada IPPAT.

"Kalau kita hibahkan (tanah) cukup sulit karena butuh proses yang panjang, jadi untuk sementara kita pinjampakaikan lahan ini untuk organisasi IPPAT," jelasnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved