Investasi

Penjelasan Schroder Investment Management soal Iklim Investasi Indonesia

Iklim investasi dalam negeri dinilai oleh Schroder Investment Management Indonesia membaik, baik di pasar saham maupun obligasi.

Penjelasan Schroder Investment Management soal Iklim Investasi Indonesia
thinkstockphotos
Ilustrasi. Iklim investasi dalam negeri dinilai oleh Schroder Investment Management Indonesia membaik, baik di pasar saham maupun obligasi. 

Namun, Bonny mengingatkan jangan sampai investor terlambat memanfaatkan keuntungan di pasar saham.

"Mulai akumulasi secara bertahap di saham, jangan nanti semua berita sudah positif baru masuk saham," kata Bonny.

Efek Perang Dagang, Huawei: HongMeng Lebih Cepat dari Android

Pengaturan portofolio menjadi kunci sukses memanfaatkan peluang investasi di semester II 2019.

"Meski pertumbuhan kinerja pasar obligasi lebih jelas, jangan sampai memindahkan semua aset investasi ke obligasi, pengaturan portofolio tetap harus disesuaikan," kata Bonny.

Untuk pilihan sektor, Bonny mengatakan di tengah ekspektasi penurunan suku bunga, sektor keuangan tetap bisa diandalkan.

Net Interest Margin perbankan di Indonesia, menurut Bonny, masih cukup lebar, sehingga jika terjadi penurunan suku bunga investor asing akan terus beli saham perbankan.

Selain itu, dengan fokus kebijakan Jokowi di pemerintahan baru yang akan fokus pada sumber daya manusia dan besar porsi pendapatan dari sektor konsumer ke gross domestic product (GDP) maka sektor konsumer juga masih menjadi andalan sektor di semester II 2019.

Ini Rencana 7 Sahabat Setelah Pensiun Agar Bisa Kumpul Bareng

Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Pasar membaik, simak ulasan dan strategi investasi semester II dari Schroder

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved