Breaking News:

Ini Dua Alasan Mahkamah Agung Tolak PK Baiq Nuril

JURU Bicara MA Hakim Agung Andi Samsan Nganro mengatakan, ada dua alasan yang memperkuat pihaknya menolak PK Baiq Nuril Maknun.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Baiq Nuril menyatakan, untuk pak Presiden, saya cuma minta keadilan, karena saya di sini cuma korban. Apa saya salah kalau saya mencoba membela diri saya dengan cara-cara saya sendiri? Saya minta keadilan. 

Kasus ini mencuat setelah beredarnya rekaman telepon Muslim, mantan Kepala SMAN 7 Mataram dengan Baiq Nuril.

Dalam rekaman tersebut, Muslim diduga melakukan pelecehan seksual secara verbal.

Muslim menceritakan hal-hal berbau seksual kepada Nuril, yang saat itu merupakan staf honorer di SMA tersebut.

Ini Pemicu Oknum Brimob Aniaya Perusuh di Kampung Bali Saat Kerusuhan 21-22 Mei 2019

Tak tahan terus menjadi korban, Nuril diduga menyebarkan rekaman itu.

Muslim yang tidak terima rekaman itu beredar, lantas melaporkan Baiq Nuril ke polisi pada 2015 lalu.

Sedangkan Baiq Nurilakhirnya diberhentikan dari pekerjaannya akibat kasus tersebut.

Ini Ciri-ciri Penembak Misterius Saat Kerusuhan 21-22 Mei 2019, Beraksi Pakai Tangan Kiri

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Mataram, majelis hakim memutus bebas Baiq Nuril.

Namun, jaksa mengajukan upaya hukum kasasi.

MA pada 26 September 2018 mengabulkan kasasi tersebut, sehingga Nuril dihukum enam bulan penjara, dan denda sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Baiq Nuril pun mengajukan PK. Sayang, harapannya bebas kandas. (Ilham Rian Pratama)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved