Breaking News:

Ini Dua Alasan Mahkamah Agung Tolak PK Baiq Nuril

JURU Bicara MA Hakim Agung Andi Samsan Nganro mengatakan, ada dua alasan yang memperkuat pihaknya menolak PK Baiq Nuril Maknun.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Baiq Nuril menyatakan, untuk pak Presiden, saya cuma minta keadilan, karena saya di sini cuma korban. Apa saya salah kalau saya mencoba membela diri saya dengan cara-cara saya sendiri? Saya minta keadilan. 

JURU Bicara Mahkamah Agung (MA) Hakim Agung Andi Samsan Nganro mengatakan, ada dua alasan yang memperkuat pihaknya menolak Peninjauan Kembali (PK) Baiq Nuril Maknun.

Kata Andi, Baiq Nuril telah melakukan perekaman ilegal dan menyebarluaskan rekaman.

"Dari fakta yang terungkap dari berkas perkara, bahwa dia memang merekam," ujar Andi di Gedung MA, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019).

Fahri Hamzah: Dalam Sistem Presidensial Tidak Ada Oposisi, Banyak yang Tidak Paham

"Jadi saat ditelepon saksi pelapor (Haji Muslim), nah kemudian merekam," sambungnya.

Setelah itu, rekaman menggunakan telepon selular itu disimpan oleh Baiq Nuril.

Setelah satu tahun lebih lamanya, datang Imam Mudawi meminta rekaman tersebut.

Pemotor Penabrak Petugas PPSU Cantik Belum Bisa Ngomong, Rahangnya Masih Goyang

Awalnya, Baiq Nuril menolak menyerahkan, tapi kemudian diserahkan dengan cara ditransfer dari telepon selular Baiq Nuril ke laptop Imam Mudawi.

Padahal, rekaman itu berisi omongan yang memuat kesusilaan.

"Jadi dia merekam kemudian dia menyerahkan ke Imam Mudawi," tutur Andi.

Keluarga Menanti Penabrak Petugas PPSU Cantik Minta Maaf

MA menyatakan memang Baiq Nuril hanya menyebarkan ke Imam Mudawi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved