Pilpres 2019

Akademisi Ungkap, Selama Ini Kubu Paslon 02 Tersandra Kepentingan Habib Rizieq

Selama ini kubu peserta Pilpres 2019 nomor urut 02 tersandera oleh kepentingan Muhammad Rizieq Shihab (sapaan akrabnya Habib Rizieq)

Akademisi Ungkap, Selama Ini Kubu Paslon 02 Tersandra Kepentingan Habib Rizieq
ISTIMEWA
Amien Rais, Prabowo Subianto, dan Rizieq Shihab saat bertemu di Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (2/6/2018). 

Selama ini, kubu peserta pilpres nomor urut 02 tersandera oleh kepentingan Muhammad Rizieq Shihab (sapaan akrabnya Habib Rizieq).

Pernyataan itu dikemukakan oleh akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Dr Ahmad Atang, Senin (8/7/2019).

"Sikap ini dapat dimaknai bahwa kubu 02 selama ini tersandera oleh kepentingan Habib sehingga setiap keputusan apa pun selalu dikaitkan dengan kepentingan dia," kata Dr Ahmad Atang kepada ANTARA di Kupang.

Ahmad Atang mengemukakan, hal itu terkait dengan dengan syarat rekonsialiasi ala kubu 02.

Salah satunya adalah kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Tanah Air.

 Kasus Bau Ikan Asin Memanas, Hotman Paris Hutapea Dilaporkan ke Polisi, Begini Reaksinya

 AKHIRNYA Keluarga Si Jenius Audrey Yu asal Surabaya Bantah Jokowi Tawari BPPT dan Kerja di NASA

Dengan penetapan Pasangan Calon Nomor Urut 01 sebagai pemenang Pilpres 2019, Jokowi dan Ma'ruf Amin akan dilantik menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Proses politik pilpres yang berjalan kurang lebih 10 bulan, menurut dia, tidak terlepas dari berbagai dinamika, rivalitas, dan konflik kepentingan di kalangan masyarakat pendukung, baik di tingkat elite maupun massa.

Kondisi ini, lanjut dia, perlu dilakukan pemulihan untuk merajut kembali agar menyatukan masyarakat yang terbelah karena perbedaan pilihan politik.

Berbagai perkembangan pemikiran masyarakat muncul terkait dengan kondisi di atas, dia memandang perlu langkah rekonsiliasi.

Namun, menurut dia, untuk menginisiasi rekonsiliasi mesti muncul dari pihak yang menang.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved