Lutfhi Bersyukur Aktivitas Bus Damri dari Kayuringin Bekasi ke Bandara Soetta Sudah Normal Lagi

“Kita setengah jam sekali pemberangkatan, disini ada 18 bus tiap harinya. Rata-rata jumlah penumpang tiap pemberangkatan 15-20 penumpang.

Lutfhi Bersyukur Aktivitas Bus Damri dari Kayuringin Bekasi ke Bandara Soetta Sudah Normal Lagi
Warta Kota/Muhamad Azzam
Suasana pemberangkatan bus Damri trayek Bandara Soekarno-Hatta di Terminal Kayuringin, Kota Bekasi, Minggu (7/7/2019). 

Seorang penumpang bus Damri jurusan Terminal Kayuringin Bekasi - Bandara Soekarno Hatta, Lutfhi (40), mengaku bersyukur aksi mogok yang dilakukan para sopir Damri tidak berlangsung lagi.

“Ya bersyukurlah mogoknya enggak sampai hari ini (Minggu--red). Kalau sampai hari ini repot juga,” kata Luthfi warga Bekasi Timur, Minggu (7/7/2019), kepada Wartakotalive.com.

Sebelumnya, sopir Perum Damri trayek ke Bandara Soekarno-Hatta melakukan mogok massal, pada Sabtu (6/7/2019).

Pengamatan Warta Kota, ada dua bus Darmi terparkir di Terminal Kayuringin Kota Bekasi. Para penumpang bus Damri berdatangan dan langsung menuju ke loket tiket.

Mereka juga langsung masuk ke dalam bus dan memasukkan barang bawaannya ke dalam bagasi bus.

Meskipun demikian jumlah armada yang terparkir di Teriminal Kayuringin Kota Bekasi tak sebanyak hari biasanya.

“Tapi ini masih ada efeknya imbas mogok kemarin, biasanya bus yang terparkir sudah ada banyak tapi ini sedikit,” kata Luthfi.

Hasan Menangis Haru Saat Telepon Pamit ke Kakaknya Sebelum Berangkat Dari Asrama Haji Bekasi

Menurut Luthfi penggunaan transportasi Damri menuju bandara dirasa paling efisen dan mudah. Untuk itu jika ada aksi mogok sangat menganggu para penumpang.

Yuniar Petugas Loket Damri di Terminal Kayuringin kepada Wartakota, menuturkan memang pada Sabtu (6/7/2019) kemarin sempat sejumlah bus tidak berangkat dikarenakan ada aksi mogok oleh sopir bus.

Adapun pemberangkatan bus Damri di Terminal Kayuringin Kota Bekasi setiap setengah jam sekali.

Dengan dua klasifikasi tiket, yakni Executive Class seharga Rp 45 ribu dan Royal Class seharga Rp 60 ribu.

“Kita setengah jam sekali pemberangkatan, disini ada 18 bus tiap harinya. Rata-rata jumlah penumpang tiap pemberangkatan 15-20 penumpang. Tapi kalau hari libur bisa penuh 50 penumpang,” ujarnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved