PKB Sepakat Parpol Pendukung Prabowo-Sandi Gabung Pemerintah, tapi Tak Harus Dapat Kursi Menteri

PKB menyatakan sepakat-sepakat saja bila tiga partai oposisi, yakni PAN, Demokrat, dan Gerindra, berkeinginan merapat ke kubu koalisi pemerintah.

PKB Sepakat Parpol Pendukung Prabowo-Sandi Gabung Pemerintah, tapi Tak Harus Dapat Kursi Menteri
ANTARA / Bayu Prasetyo
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo bersama sejumlah ketua umum parpol koalisi Indonesia Kerja di Restoran Plataran, Jakarta,Kamis (18/4/2019). 

PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan sepakat-sepakat saja bila tiga partai oposisi, yakni PAN, Demokrat, dan Gerindra, berkeinginan merapat ke kubu koalisi pemerintah.

Namun, ia mengingatkan kepada tiga partai tersebut agar jangan berpikir tujuan rekonsiliasi cuma demi kepentingan kekuasaan semata. Misalnya, minta pos kursi menteri.

"Sepakat, tapi tidak harus juga mendapatkan kursi menteri," kata Wasekjen DPP PKB Daniel Johan, dalam diskusi Polemik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7/2019).

Jusuf Kalla Harap Pimpinan KPK Jilid Lima Tak Asal Tangkap Orang dan Harus Lihat Efeknya

"Rekonsiliasi tidak harus urusan kursi," imbuhnya.

Soal adanya permintaan Partai Gerindra yang minta jatah kursi di bidang ekonomi, Daniel Johan menyebut urusan itu ada di tangan Presiden.

Juga, komunikasi antar-ketua umum parpol koalisi Jokowi-Maruf Amin.

Daftar Jadi Calon Pimpinan KPK, Bekas Anggota Komnas HAM Ini Ingin Jadikan Korupsi Momok Menakutkan

"Selama Presiden setuju, kami akan tetap dukung. Bagaimana pun keputusan yang ada harus kita dukung," jelasnya.

Terlepas dari itu semua, PKB menyarankan kepada parpol oposisi untuk menjalin komunikasi intensif dengan kubu parpol pemerintahan.

Lewat komunikasi tersebut, diharapkan muncul pemahaman antar-kedua kubu, sehingga memudahkan urusan soal struktur komposisi kabinet yang dibutuhkan pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Jokowi: Negara Lain Sudah Jauh Bangun Infrastruktur, Kita Masih Saling Benci

"Paling utama komunikasi dulu deh, komunikasi yang intensif. Dari komunikasi itu akan ada pemahaman dan kebersamaan."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved