Waspada, Oknum Perusahaan Fintech Menyalahgunakan Data Pribadi

Hingga kini masih ada perusahaan teknologi keuangan alias fintech peer to peer lending yang menyalahgunakan data pribadi konsumen atau peminjam.

Waspada, Oknum Perusahaan Fintech Menyalahgunakan Data Pribadi
thinkstockphotos
Ilustrasi. Hingga kini masih ada perusahaan teknologi keuangan alias fintech peer to peer lending yang menyalahgunakan data pribadi konsumen atau peminjam. 

Bentuk pelanggaran yang dilakukan fintech itu adalah pemanfaatan data pribadi pengguna yang tidak sesuai peruntukan dan tupoksinya.

Asosiasi Fintech Indonesia menyambut baik adanya rencana pembahasan dan pengesahan  draft Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) ke DPR.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Hingga kini masih ada perusahaan teknologi keuangan atau fintech peer to peer lending yang menyalahgunakan data pribadi konsumen atau peminjam.

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menyebut penyalagunaan data pribadi konsumen atau peminjam menjadi salah satu fokus perhatian asosiasi untuk mengatasinya.

"Ada yang melanggar. Beberapa oknum-oknum perusahaan dan selama ini cara pelanggarannya cukup seragam yang mereka lakukan," kata Ajisatria Suleiman, Head of Financial Identity and Privacy Working Group AFTECH, Jumat (5/7/2019).

Ajisatria mengatakan, apa yang dilakukan oknum fintech lending tersebut sudah jelas salah dan melanggar aturan yang selama ini menaungi perusahaan-perusaan fintech.

Kendati demikian, ia menilai asosiasi dan regulator dari pemerintah telah cukup baik untuk mengatasi itu secara kolektif lewat aturan yang ada.

"Karena banyak pelanggaran dilakukan fintech lending, maka sudah ada beberapa prosedur yang ditempuh oleh ssosiasi untuk hal tersebut," katanya.

Asosiasi Franchise Indonesia Optimistis Bisnis Waralaba di Indonesia Bisa Berkembang

Dia mengungkapkan, bentuk pelanggaran yang dilakukan fintech itu adalah pemanfaatan data pribadi pengguna yang tidak sesuai peruntukan dan tupoksinya.

Salah satunya adalah nomor telepon konsumen.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved