Ternyata Ini Alasan Rencana Penggabungan SDN 010 Kranji yang Didemo Puluhan Murid dan Orangtuanya

Gedungnya (SDN 010) tetap kita pakai jadi SMPN 52, bahkan murid lulusan SDN 010 tetap bisa mengenyam pendidikan di sana

Ternyata Ini Alasan Rencana Penggabungan SDN 010 Kranji yang Didemo Puluhan Murid dan Orangtuanya
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Puluhan murid dan wali murid dari SDN 010 Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa menolak sekolahnya dimerger dengan sekolah lain pada Jumat (5/7/2019). 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatulah menyatakan bakal memberi penjelasan kepada orangtua SDN 010 Kranji ihwal rencana penggabungan sekolah tersebut dengan sekolah lain.

Kata dia, rencana penggabungan itu sudah tertuang dalam Peraturan Wali Kota Nomor 414.2/Kep.486-Disdik/XII/2018.

"Penggabungan SDN 010 dengan SDN 06, 07 dan 014 yang ada di wilayah setempat telah melewati kajian, sehingga keluar putusan untuk menggabungkan sekolah tersebut," kata Inayatulah pada Jumat (5/7/2019).

Disdik Kota Bekasi Ingin Pemerintah Terapkan Sistem Zonasi Secara Permanen, Banyak Kelebihan Zonasi

Mantan Ketua Perindo Sumbar Mengaku Mundur, Sekjen Perindo: Sudah Diganti Sejak Oktober 2018

Lucinta Luna Mengaku Ingin Punya 13 Anak

Inayatulah menjelaskan, alasan penggabungan empat SDN itu karena pemerintah daerah akan membentuk unit sekolah baru (USB) jenjang SMPN, yakni SMPN 52.

Menurutnya, bangunan bekas SDN 010 nantinya akan dialihkan untuk SMPN 52 yang tahun ini baru dibentuk Pemerintah Kota Bekasi.

Pertemuan Trump dan Xi Jinping Belum Bisa Menyelesaikan Kasus Huawei

"Gedungnya (SDN 010) tetap kita pakai jadi SMPN 52, bahkan murid lulusan SDN 010 tetap bisa mengenyam pendidikan di sana dengan mendaftar dalam proses PPDB," ujarnya.

Sebelumnya, puluhan murid dan wali murid dari SDN 010 Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa menolak sekolahnya dimerger dengan sekolah lain, Jumat (5/7/2019) siang.

Puluhan murid dan wali murid dari SDN 010 Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa menolak sekolahnya dimerger dengan sekolah lain pada Jumat (5/7/2019).
Puluhan murid dan wali murid dari SDN 010 Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa menolak sekolahnya dimerger dengan sekolah lain pada Jumat (5/7/2019). (Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri)

Tidak hanya berunjuk rasa, mereka juga melakukan petisi tanda tangan dan spanduknya dibentangkan di sekolah yang terletak di Jalan Mangga Raya Perumnas I, Kelurahan Kranji.

Ketua Komite SDN 010 Kranji, Utami (42) mengatakan, ada beberapa alasan pihak orangtua menolak usulan penggabungan sekolah tersebut.

Alasan pertama, karena SDN 10 akan digabungan dengan tiga sekolah lain yakni SDN 06, 07 dan 014.

Hari Lanjut Usia Nasional ke 23, Jakarta Jadi Tuan Rumah Workshop Kesehatan Lansia

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved