Pencabulan

Sederet Fakta Kakek 71 Tahun Cabuli Anak Angkatnya hingga Hamil dan Tewas saat Lahirkan Bayinya

HS (71) tega melakukan aksi pencabulan kepada anak angkatnya EPJD (15) hingga hamil dan tewas saat melahirkan bayinya.

Sederet Fakta Kakek 71 Tahun Cabuli Anak Angkatnya hingga Hamil dan Tewas saat Lahirkan Bayinya
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Polres Metro Bekasi Kota rilis kasus pencabulan kakek berusia 71 tahun berinsial HS yang melakukan tindakan cabul terhadap anak angkatnya hingga hamil. Rilis dilakukan di Mapolrestro Bekasi Kota, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM  --- HS (71) tega melakukan aksi pencabulan kepada EPJD (15) hingga hamil dan tewas saat melahirkan bayinya.

HS tega melakukan aksi pencabulannya kepada EPJD yang masih duduk di bangku SMP itu di rumahnya di sebuah perumahan di kawasan Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

EPJD yang sudah menganggap HS seperti ayahnya sendiri, tak menyangka akan mendapatkan perlakuan tak senonoh atau dicabulinya.

Ini Dia Ramalan Zodiak Jumat 5 Juli 2019 Leo Boros, Taurus Impulsif, Libra Kreatif dan Artistik Nih

Ini 5 Zodiak yang Gak Serius Perhatian Padamu, Mereka Hanya Pura-pura Peduli pada Orang Lain!

Kisah Mencekam Seusai Soeharto Lengser, Wiranto Kerahkan Pasukan dan Barikade ke Rumah Cendana

Bos Go-Jek Nadiem Makarim Pantas Disebut Calon Menteri Muda Jokowi, Berikut Profil & Kontribusinya

Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Lokasi Gerai Samsat Bekasi Tangerang dan Depok Jumat (5/7/2019)

Ketua RT Ceritakan Sosok Kakek Usia 71 Tahun yang Tega Cabuli Anak Angkatnya hingga Hamil dan Tewas

HS Lakukan Aksi Pencabulannya Sejak Desember 2018

Pelaku dan korban diketahui telah bertetangga sejak 2014, akan tetapi pada tahun 2017 orangtua korban menitipkan anaknya ke pelaku dikarenakan harus kerja diluar negeri.

Sejak tahun 2014 itu, antara pelaku dengan korban memang sudah dekat seperti keluarga. Sehingga orangtuanya mempercayakan anaknya untuk dititipkan kepada pelaku.

"Jadi memang mereka tetangga sejak tahun 2014, tapi Juli 2017 dititipkan kepada pelaku oleh ibunya karena harus kerja ke luar negeri. Ayah korban juga sudah lama meninggalkan korban," kata Kasatreskirm Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Imron Ermawan.

Hingga beberapa tahun korban seringkali tinggal berdua di rumah pelaku.

Hingga suatu saat atau tepatnya Desember 2018, pelaku meminta korban memijat tubuhnya.

Entah apa yang ada dipikiran pelaku, yang justru terangsang akibat pijitan korban.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved