Juru Bicara Jusuf Kalla Bilang Wakil Presiden Tak Dilarang Pakai Sarung

Di aturan itu disebutkan, pakaian yang digunakan adalah Pakaian Sipil Lengkap (PSL), pakaian dinas, pakaian kebesaran, atau pakaian nasional.

Juru Bicara Jusuf Kalla Bilang Wakil Presiden Tak Dilarang Pakai Sarung
TRIBUNNEWS/RINA AYU
Wakil Presiden terpilih Maruf Amin bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019). 

Tak lupa, di kepala Ketua Umum MUI itu dilengkapi penutup kepala berwarna hitam atau songkok serta syal putih menggantung di lehernya.

 Namanya Masuk Daftar Tokoh yang Berpeluang Maju di Pilpres 2024, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Maruf Amin beserta rombongan tiba sekira pukul 09.50 WIB.

Kedatangannya langsung disambut Jusuf Kalla dengan memberi salam.

"Assalamualaikum," ucap JK yang disambut senyum dan jabat erat Maruf Amin.

 Anies Baswedan Diminta Contoh Pejabat Pemprov DKI Ini yang Tiap Hari Gunakan Transportasi Umum

JK dan wakil presiden periode 2019-2024 itu pun sempat memenuhi permintaan awak media untuk berfoto.

Sebelumnya pada Selasa (2/7/2019), Jusuf Kalla mengundang Maruf Amin bertandang ke kantornya.

"Kamis Pak Maruf Amin datang ke sini (Kantor Wapres) lusa (Kamis). Saya yang undang untuk datang Kamis." 

 Mantan Kabareskrim Anang Iskandar Ikut Seleksi Calon Pimpinan KPK, Merasa Amalnya Masih Kurang

"Pertama untuk memberikan informasi tugas-tugas Wapres apa, fasilitasnya apa, apa masalah yang harus diselesaikan," beber JK.

Maruf Amin kemudian memenuhi undangan tersebut.

"Saya diundang Pak JK untuk memperoleh informasi. Sebagai orang baru, saya tentu butuh penjelasan untuk tugas-tugas apa yang harus saya emban."

 Ketua DPR Usul Pemerintah Bentuk Kementerian Kebahagiaan dan Toleransi Seperti Uni Emirat Arab

"Tugas-tugas apa yang diembankan kepada wakil presiden, itu tugasnya apa saja," ucap Maruf Amin saat ditemui di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019) malam.

Maruf Amin menyampaikan, dirinya akan mendengarkan capaian yang telah dikerjakan oleh JK selama menjabat Wapres mendampingi Presiden Joko Widodo.

Ia pun akan bertukar pikiran dengan JK, terkait apa saja yang akan dilakukan saat mendapat arahan dari Jokowi.

 Arief Budiman Bilang Banyak Negara Kagum dan Ingin Tiru Situng KPU

Maruf Amin menilai penting pertemuannya dengan JK.

Sebab, ini bagian dari orintasi sebagai wakil presiden.

"Kita juga belum tahu tugas apa lagi yang diberikan oleh Presiden. Jadi kita orientasi saja sifanya," jelas Maruf Amin.

 BREAKING NEWS: Sempat Hilang Tiga Hari, Bocah Umur 8 Tahun Ditemukan Tewas di Bak Mandi

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini pun tak mau berspekulasi masalah apa saja yang akan dibahas bersama JK.

Ia hanya menegaskan, pertemuan akan membahas secara umum terlebih dahulu.

"Ndak ada. Saya menerima informasi secara umum saja. Belum pada masalah yang lebih spesifik," ungkap Maruf Amin.

 BTP Bisa Berikan Efek Kejut di Pilpres 2024 Jika Kembali Dipercaya Jadi Pejabat Publik

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024.

Penetapan dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019) sore.

Berikut ini pidato lengkap Jokowi di KPU:

 PKS Tak Bangga Jika Gabung ke Koalisi Pendukung Pemerintah

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Selamat sore

Salam sejatera

Shalom

Om swastiastu

Namo budhaya

Salam kebajikan.

Bapak, Ibu sekalian.

Alhamdulillah, kita semuanya bersyukur KPU telah menyelesaikan tugas konstitusionalnya untuk menetapkan capres cawapres terpilih melalui pleno terbuka yang baru saja kita ikuti.

Saya dan Pak Kiai Maruf Amin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh rakyat kepada kami berdua.

Untuk melanjutkan tugas sejarah, membawa seluruh rakyat Indonesia menuju Indonesia maju yang bermartabat, sejajar dengan negara-negara lain di dunia.

Kami berdua akan mendedikasikan diri kami mencapai cita-cita para pendiri bangsa.

Kami berdua akan berjuang sekuat tenaga, kerja sekuat tenaga, untuk melanjutkan fondasi yang telah kami bangun bersama Bapak Jusuf Kalla pada periode pertama pemerintahan.

Kami menyadari Indonesia adalah negara besar.

Indonesia tidak bisa dibangun hanya dengan satu orang, dua orang, atau sekelompok orang.

Oleh karena itu, saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini.

Saya yakin beliau berdua adalah patriot yang menginginkan negara kita makin kuat, makin maju, dan makin adil dan makmur.

Terakhir, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat membelah kita, 02 dan 01.

Kita harus bersatu kembali, menjadi Indonesia, negeri Pancasila yang mempersatukan kita semuanya.

Wasssalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Salam sejatera

Shalom

Om santi santi oma

Namo budhaya

Salam kebajikan.

Putusan ini ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) berdasarkan Surat Keputusan KPU nomor 987/PL.01.8-Kpt/06/KPU/V/2019.

Jokowi-Maruf Amin ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih lewat perolehan suara 85.607.362 atau 55,50% dari total suara nasional.

"Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta, 30 Juni 2019, Ketua KPU Arief Budiman," ucap Ketua KPU Arief Budiman saat membacakan surat keputusan di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019). (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved