Asosiasi Franchise Indonesia Optimistis Bisnis Waralaba di Indonesia Bisa Berkembang

Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia, optimistis pertumbuhan usaha franchise atau waralaba di Indonesia tumbuh 10 persen tahun 2019 secara tahunan.

Asosiasi Franchise Indonesia Optimistis Bisnis Waralaba di Indonesia Bisa Berkembang
thinkstockphotos
Ilustrasi. Andrew Nugroho, Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia, optimistis pertumbuhan usaha franchise atau waralaba di Indonesia tumbuh 10 persen tahun 2019 secara tahunan (yoy). 

Produk makanan dan minuman atau food and beverage menyumbang paling banyak untuk pertumbuhan waralaba di Indonesia.

Waralaba bisa terus menaikkan kelasnya ke kancah global, terlebih dengan diselenggarakannya acara International Franchise, Lisence, and Bussiness Concept Expo & Conference (IFRA) 2019 hingga hari Minggu (9/7/2019).

WARTA KOTA, PALMERAH--- Andrew Nugroho, Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia, optimistis pertumbuhan usaha franchise atau waralaba di Indonesia tumbuh 10 persen tahun 2019 secara tahunan (yoy).

"Target kami growth 10 persen untuk tahun 2019 year on year (yoy). Kalau tahun lalu enggak sampai 10 persen, mungkin sekitar lima sampai enam persen," kata Andrew dalam acara IFRA 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jumat (5/7/2019).

Andrew mengatakan, target pertumbuhan itu meliputi pertumbuhan cabang, konsep baru, dan transaksi.

Pertemuan Trump dan Xi Jinping Belum Bisa Menyelesaikan Kasus Huawei

Andrew mengatakan, sejauh ini produk makanan dan minuman atau food and beverage menyumbang paling banyak untuk pertumbuhan waralaba di Indonesia.

Alasannya karena jangkauan pasarnya lebih luas dan produk yang dihasilkan lebih simpel.

"Pasarnya food and beverage itu besar sekali, dan memang kalau orang jualan kopi atau kue itu lebih simpel. Jadi banyak pertumbuhannya dari sektor food and beverage itu," kata Andrew.

Jodoh Tidak Mengenal Usia, Pernikahan Kakek-Nenek Berusia 100 Tahun dan 103 Tahun

Untuk tahun 2019, Andrew tak memungkiri pertumbuhan waralaba akan didominasi kembali oleh sektor food and beverage tersebut.

Kendati mendominasi, Andrew yakin sektor lainnya bisa terus tumbuh.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved