Airin Pastikan Tak Perintahkan Penyelesaian Kasus Pungli di SDN Pondok Pucung 02 Secara Kekeluargaan

"Dari (perintah) saya, lakukan pemeriksaan khusus secara profesional, data dan fakta. Apa yang disampaikan dicek kebenarannya

Airin Pastikan Tak Perintahkan Penyelesaian Kasus Pungli di SDN Pondok Pucung 02 Secara Kekeluargaan
Warta Kota
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany 

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan tidak pernah meminta Inspektorat untuk menyelesaikan kasus pungutan liar (pungli) di SDN Pondok Pucung 02 secara kekeluargaan.

Sebelumnya, mantan guru honorer SDN Pondok Pucung 02, Rumini mengaku diajak untuk menyelesaikan masalah pungli yang disuarakannya dengan cara kekeluargaan oleh inspektorat.

"Saya nggak ada perintah (kekeluargaan), ngga ada," kata Airin di Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (5/7/2019).

Usai Dipecat, Mantan Guru Honorer Rumini Lapor ke Polisi Soal Dugaan Pungli di SDN 02 Pondok Pucung

Ikuti Investigasi Inspektorat Bongkar Pungli di SDN Pondok Pucung 02, Rumini Temukan Kejanggalan

Menurut Airin, pihak Inspektorat harus melakukan tugasnya secara profesional dengan melakukan investigasi perihal dugaan pungli yang digemakan oleh Rumini.

"Dari (perintah) saya, lakukan pemeriksaan khusus secara profesional, data dan fakta. Apa yang disampaikan dicek kebenarannya, apabila terbukti maka lakukan sesuai aturan yang berlaku, apabila tidak terbukti ikuti aturan yang berlaku," ujarnya.

Ini Para Pemain Persija yang Cedera Jelang Leg Kedua Piala Indonesia, Pelatih: Bukan Alasan Serius

Praktik pungli yang dibongkar oleh Rumini adalah adanya iuran laboratorium komputer, iuran infokus, dan buku pelajaran yang dibeli secara mandiri, padahal SDN Pondok Pucung 02 mendapat bantuan operasional sekolah (BOS) dan bantuan operasional sekolah daerah (BOSDa).

Sebagai sosok yang berani buka suara tentang praktik pungli di bekas sekolahnya itu, Rumini juga mengaku sempat diminta oleh pihak Inspektorat untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

"Inspektorat turun, tetapi mereka meminta kekeluargaan, jujur, dua kali turun, dia minta kekeluargaan, tetapi tetap saya minta independensi," kata Rumini di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Kamis (4/7/2019).

Meski Sudah Unggul 2-1 di Leg 1, Persija Pastikan Tetap Bermain Menyerang Lawan Borneo FC Besok

Didampangi TRUTH (Tangerang Public Transparency Watch) selaku kuasa hukum, Rumini menunjukan laporan polisi nomor LP/775/K/VII/2019/SPKT/Res Tangsel.

"(Laporan) terkait masalah pungli yang ada di SDN Pondok Pucung 2, yang seharusnya sudah dikover dana BOS dan BOSDa tapi masih dibebankan kepada orang tua," kata Rumini di Mapolres Tangerang Selatan.

Mantan guru honorer di SDN 02 Pondok Pucung, Rumini, menunjukan surat laporan polisi terkait dugaan pungli di sekolah di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Kamis (4/7/2019).
Mantan guru honorer di SDN 02 Pondok Pucung, Rumini, menunjukan surat laporan polisi terkait dugaan pungli di sekolah di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Kamis (4/7/2019). (Warta Kota/Zaki Ari Setiawan)
Halaman
123
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved