Berita Video

VIDEO: Penentuan Wagub DKI Sebelum DPRD DKI Baru, PSI Ikut Ngomong dan Bilang Kucing Dalam karung

"PSI jelas menolak politik kucing dalam karung ini. PSI ingin memastikan kualitas demokrasi terjaga.

VIDEO: Penentuan Wagub DKI Sebelum DPRD DKI Baru, PSI Ikut Ngomong dan Bilang Kucing Dalam karung
Warta Kota
Ketua DPW PSI DKI Michael Victor Sianipar dan Wakil Ketua DPW PSI DKI, Rian Ernest tengah menyampaikan keterangan terkait proses pemilihan Wagub DKI di Kantor DPW PSI, Kamis (4/7/2019). 

Hampir 10 bulan Gubernur DKI Jakarta Anies Basweda tidak memiliki pendamping untuk memimpin Jakarta, bahkan hingga saat ini proses pemilihan Wakil Gubernur tak kunjung ditentukan.

Meski begitu partai pengusung Koalisi Gerindra dan PKS telah mengusulkan dua kandidat nama calon yang berasal dari PKS yaitu Agung Yulianto dan Achmad Syaikhu.

Munculkan dua nama kandidat ini dikritisi oleh Wakil Ketua DPW PSI DKI, Rian Ernest. Menurut Rian proses pemilihan kandidat Wakil Gubernur DKI saat ini tidak transparan sehingga ia beranggapan jika pemilihan wakil gubernur seperti kucing dalam karung, dan itu bukan yang diharapkan.

VIDEO: Penataan Trotoar Kemang Dimulai, Bakal Lebih Lebar dan Nyaman

VIDEO: Lahan di Dekat Tanggul Laut NCICD Cilincing Diukur untuk Sertifikasi

VIDEO: Polisi Baku Tembak dengan Pencuri Motor di Bojong Gede

"PSI jelas menolak politik kucing dalam karung ini. PSI ingin memastikan kualitas demokrasi terjaga. Akan lebih adil jika warga Jakarta tidak merasa seperti disodorkan kucing dalam karung, jangan sampai pemilihan wagub tidak transparan," kata Rian Ernest di Kantor DPW PSI DKI, Kamis, (4/7/2019).

Pemilihan wagub seperti ini, menurut Ernest hanya kepentingan segelintiran elit politik yang memutuskan kandidat wagub DKI. Padahal sangat perlu pemaparan kualitas dari kedua kandidat kepada masyarakat DKI Jakarta.

Seperti halnya yang terjadi di tahun 2017 lalu yang berjalan melalui proses demokrasi yang panjang serta adu gagasan, sehingga warga Jakarta dapat memahami kandidat mana yang cocok untuk mendampingi Gubenur Anies Baswedan.

"100 persen warga DKI Jakarta perlu mengetahui kualitas wakil gubernur kita. Berharap dengan adanya pemaparan kepada publik, apakah bentuknya perdebatan dan maka akan disampaikan. Kami ingin supaya terlihat apa sih keunggulan dari kandidat yang diajukan," katanya.

Menurut Ernest, dengan pemaparan maupun fit and proper test kepada kandidat wagub, dapat diketahui secara jelas bagaimana kualitas kandidat, sehingga jika terpilih tidak hanya menjadi pendamping saja.

"Kami juga ingin tahu seperti apa nanti pembagian tugas, kami tidak mau wakil gubernur hanya sebagi ban serep. Hanya berkantor tapi tidak jelas manfaatnya dan hanya mengahabiskan APBD serta tidak kompak," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved