Breaking News:

Peradi Gelar Halal Bihalal, Pakai Baju Adat Daerah Tradisional

Kebhinekaan digelar karena Peradi tetap berkomitmen terhadap UUD 1945 dan Pancasila sebagai landasan negara

Warta Kota
Halal Bihalal Peradi 

Halal Bihalal yang digelar Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mengusung konsep unik, menunjukkan kebhinekaan para anggotanya.

Para peserta yang hadir mengenakan busana adat dari berbagai pelosok daerah.

Selain itu, acara juga diisi dengan beragam tarian tradisional yang dibawakan oleh anak-anak jalanan yang merupakan binaan Peradi.

Selain menari, anak-anak tersebut juga membawakan sejumlah lagu daerah dengan alat musik angklung. Tidak lupa mereka juga membawakan lagu nasional.

Ketua Umum Peradi, Juniver Girsang mengatakan, Halal bihalal Idul Fitri yang digelar di Hotel Pullman ini bernuansa kebhinnekaan, yang menjadi tanggung jawab pihaknya sebagai advokat.

Kebhinekaan digelar karena Peradi tetap berkomitmen terhadap UUD 1945 dan Pancasila sebagai landasan negara yang tidak bisa diganggu gugat lagi.

"UUD 1945 dan Pancasila menjadi pegangan dalam menjalankan profesi kami, dan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Juniver Girsang dalam pesan tertulis, Kamis (4/7).

Menurut Juniver, peringatan Halal Bihalal meningkatkan kebhinekaan. Apalagi Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, ras dan golongan. Keanekaragaman tersebut menjadi tanggungjawab Peradi dalam menjalani kehidupan berbagsa dan bernegara.

Apalagi sumpah dari advokat ketika bertugas adalan untuk setia kepada Undang-Undang 45 dan Pancasila.

"Kita tegaskan bahwa Undang-Undang 45 dan Pancasila harus kita jaga. Inilah makna Halal Bihalal dan kita bersilaturahmi saling memaafkan jika ada sesuatu yang tidak baik tahun-tahun sebelumnya hari ini kita tutup. Kita buat lembaran baru yang lebih baik," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved