Breaking News:

Maruf Amin Siap Pakai Celana Jika Wakil Presiden Dilarang Bersarung

KAIN sarung telah melekat di kehidupan Maruf Amin sejak dikenal publik sebagai ulama, dan didapuk mendamping Jokowi di Pilpres 2019 lalu.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/RINA AYU
Wakil Presiden terpilih Maruf Amin bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019). 

"Tugas-tugas apa yang diembankan kepada wakil presiden, itu tugasnya apa saja," ucap Maruf Amin saat ditemui di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019) malam.

Maruf Amin menyampaikan, dirinya akan mendengarkan capaian yang telah dikerjakan oleh JK selama menjabat Wapres mendampingi Presiden Joko Widodo.

Ia pun akan bertukar pikiran dengan JK, terkait apa saja yang akan dilakukan saat mendapat arahan dari Jokowi.

 Arief Budiman Bilang Banyak Negara Kagum dan Ingin Tiru Situng KPU

Maruf Amin menilai penting pertemuannya dengan JK.

Sebab, ini bagian dari orintasi sebagai wakil presiden.

"Kita juga belum tahu tugas apa lagi yang diberikan oleh Presiden. Jadi kita orientasi saja sifanya," jelas Maruf Amin.

 BREAKING NEWS: Sempat Hilang Tiga Hari, Bocah Umur 8 Tahun Ditemukan Tewas di Bak Mandi

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini pun tak mau berspekulasi masalah apa saja yang akan dibahas bersama JK.

Ia hanya menegaskan, pertemuan akan membahas secara umum terlebih dahulu.

"Ndak ada. Saya menerima informasi secara umum saja. Belum pada masalah yang lebih spesifik," ungkap Maruf Amin.

 BTP Bisa Berikan Efek Kejut di Pilpres 2024 Jika Kembali Dipercaya Jadi Pejabat Publik

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024.

Penetapan dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019) sore.

Berikut ini pidato lengkap Jokowi di KPU:

 PKS Tak Bangga Jika Gabung ke Koalisi Pendukung Pemerintah

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Selamat sore

Salam sejatera

Shalom

Om swastiastu

Namo budhaya

Salam kebajikan.

Bapak, Ibu sekalian.

Alhamdulillah, kita semuanya bersyukur KPU telah menyelesaikan tugas konstitusionalnya untuk menetapkan capres cawapres terpilih melalui pleno terbuka yang baru saja kita ikuti.

Saya dan Pak Kiai Maruf Amin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh rakyat kepada kami berdua.

Untuk melanjutkan tugas sejarah, membawa seluruh rakyat Indonesia menuju Indonesia maju yang bermartabat, sejajar dengan negara-negara lain di dunia.

Kami berdua akan mendedikasikan diri kami mencapai cita-cita para pendiri bangsa.

Kami berdua akan berjuang sekuat tenaga, kerja sekuat tenaga, untuk melanjutkan fondasi yang telah kami bangun bersama Bapak Jusuf Kalla pada periode pertama pemerintahan.

Kami menyadari Indonesia adalah negara besar.

Indonesia tidak bisa dibangun hanya dengan satu orang, dua orang, atau sekelompok orang.

Oleh karena itu, saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini.

Saya yakin beliau berdua adalah patriot yang menginginkan negara kita makin kuat, makin maju, dan makin adil dan makmur.

Terakhir, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat membelah kita, 02 dan 01.

Kita harus bersatu kembali, menjadi Indonesia, negeri Pancasila yang mempersatukan kita semuanya.

Wasssalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Salam sejatera

Shalom

Om santi santi oma

Namo budhaya

Salam kebajikan.

Putusan ini ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) berdasarkan Surat Keputusan KPU nomor 987/PL.01.8-Kpt/06/KPU/V/2019.

Jokowi-Maruf Amin ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih lewat perolehan suara 85.607.362 atau 55,50% dari total suara nasional.

"Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta, 30 Juni 2019, Ketua KPU Arief Budiman," ucap Ketua KPU Arief Budiman saat membacakan surat keputusan di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).

 Ini Alasan KPU Tetapkan Presiden dan Wapres Terpilih Hari Minggu, Bukan karena Tunggu Jokowi Pulang

Sebelumnya, Jokowi memberikan keterangan pers, seusai majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan sengketa hasil Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Jokowi yang didampingi cawapres Maruf Amin, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam.

Berikut ini pernyataan lengkap Jokowi:

 Tiga Demonstran Diduga Keracunan, Penjual Tahu di Sekitar Patung Kuda Keluhkan Dagangannya Tak Laris

Bismillahirohmannirohim

Assalamulaikum Wr.Wb

Salam Sejahtera

 Diajak Istri, Bule Australia Ini Ikut Unjuk Rasa Bareng PA 212 karena Dukung Prabowo-Sandi

Shalom

Omswastiastu

Namo Buddhaya

 Tim Kuasa Hukum 01 Kompak Pakai Kopiah Hitam Pemberian Maruf Amin di Sidang Putusan MK

Salam Kebajikan

Bapak-Ibu dan saudara-saudara sebangsa setanah air, seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai.

Proses pemilihan presiden dan wakil presiden dan pemilihan legislatif yang kita lalui dalam 10 bulan terakhir, telah menjadi pembelajaran.

 KPK Minta Jokowi Serahkan Jersey dari Presiden Argentina untuk Dilelang, Atau Membelinya

Telah menjadi pendewasaan dalam kita berdemokrasi di negara kita.

Rakyat sudah berbicara, rakyat sudah berkehendak, suara rakyat sudah didengar.

Rakyat sudah memutuskan dan telah diteguhkan oleh jalur konstitusi dalam jalan bangsa yang beradab dan berbudaya.

 KPU Bisa Tetapkan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Jumat Besok, Paling Lambat Hari Minggu

Kita telah melampaui tahapan pendaftaran, tahapan kampanye, kemudian pencoblosan, penghitungan suara.

Penetapan hasil rekapitulasi oleh Komisi Pemilihan Umum, pengawasan oleh Bawaslu, serta penyelesaian sengketa hasil Pilpres di Mahkamah Agung dan di Mahkamah Konstitusi.

Semua tahapan telah kita jalani secara terbuka, secara transparan, secara konstitusional.

 Ketua MK: Kami akan Mempertanggungjawabkan Putusan Ini kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa

Dan syukur alhamdulillah malam hari ini kita telah sama-sama mengetahui hasil putusan dari Mahkamah Konstitusi.

Kita semua menyaksikan proses persidangan di Mahkamah Konstitusi yang diselenggarakan secara adil dan transparan.

Secara terbuka, serta disaksikan secara langsung oleh seluruh rakyat Indonesia melalui televisi maupun media elektronik lainnya.

 Satu Peserta Halalbihalal dan Tahlil Akbar Keracunan, Ini Imbauan Korlap

Putusan Mahkamah Konstitusi adalah putusan yang bersifat final, dan sudah seharusnya kita semuanya menghormati dan laksanakan bersama-sama.

Keberhasilan Bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil, patut kita syukuri bersama.

Terima kasih kepasa KPU, kepada Bawaslu, dan kepada DKPP.

 Dua Keyakinan Bambang Widjojanto Jelang Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019

Yang melalui perannya masing-masing telah sukses memastikan terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil.

Terima kasih kepada penegak hukum, termasuk Mahkamah Agung dan lembaga peradilan di bawahnya.

Yang telah mengawal proses penegakan hukum Pemilu yang adil.

 Jokowi Bakal Berikan Keterangan Pers Setelah MK Bacakan Putusan, Malam Harinya Terbang ke Jepang

Terima kasih juga kami sampaikan kepada TNI dan Polri, yang telah mengamankan jalannya Pemilu.

Dan terima kasih kami sampaikan kepada Mahkamah Konstitusi yang telah memutus sengketa hasil Pilpres dengan adil dan transparan.

Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu kembali bersama sama membangun Indonesia, bersama-sama memajukan negara Indonesia, Tanah Air kita tercinta.

 LIVE STREAMING Sidang Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019: Keputusan MK Berkekuatan Hukum Tetap

Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada hanyalah persatuan Indonesia.

Walau pilihan politik berbeda, tetapi kita harus saling menghargai.

Walau pilihan politik berbeda, kita harus saling menghormati.

 Ini Daftar 270 Daerah yang Bakal Gelar Pilkada Serentak 2020

Walau pilihan politik berbeda pada saat Pilpres, namun kami sampaikan bahwa Presiden dan Wakil Presiden terpilih adalah Presiden dan Wakil Presiden bagi seluruh anak bangsa.

Bagi seluruh rakyat Indonesia.

Saya yakin semangat kita sama, yaitu Indonesia yang bersatu untuk membangun Indonesia yang maju, yang mampu bersanding dengan negara-negara besar lainnya.

 Istana Presiden di Ibu Kota Baru Dibangun Mulai Tahun 2021

Membangun Indonesia yang menang menghadapi kompetisi global yang ketat.

Dan membangun situasi yang unggul, yang membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan dari sahabat baik saya, Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Uno.

 Ini Alasan Pemerintah Pilih Kalimantan Sebagai Lokasi Ibu Kota Baru

Beliau berdua memiliki visi yang sama dalam membangun Indonesia ke depan. Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih maju adil sejahtera.

Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia.

Semoga amanah yang kembali diberikan kepada saya sebagai Presiden dan Pak Kiaai Maruf Amin sebagai Wakil Presiden periode 2019-2024, dapat kami jalankan sebaik-baiknya.

 Kuasa Hukum 01 Ingin Ajak kubu 02 Foto Bareng Seusai Sidang Putusan MK

Untuk mewujudkan pembangunan yang adil, pembangunan yang merata demi keadilan sosial seluruh bagi rakyat Indonesia.

Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh partai koalisi, seluruh relawan yang telah bekerja keras.

Dan sekali lagi, untuk seluruh rakyat Indonesia.

 Hari Ini Sidang Putusan Hasil Sengketa Pilpres 2019, Pembatasan Media Sosial Tergantung Situasi

Saya dan Pak Kiai Maruf Amin berjanji akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden bagi rakyat Indonesia tanpa kecuali.

Demikian yang saya bisa saya sampaikan, terima kasih.

Wasalamulaikum Wr.Wr

 Wakil Ketua Persaudaraan Alumni 212 Bilang Pihak Ini Besok Harus Kalah di MK

Omswastiastu

Namo Buddhaya 

Semoga Tuhan memberkati kita. (Rina Ayu)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved