KPSN Serius Berantas Mafia Bola di Tanah Air

Sewaktu menggelar halal bihalal Idul Fitri 1440 H, KPSN kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas mafia bola di Indonesia.

KPSN Serius Berantas Mafia Bola di Tanah Air
istimewa
Ketua KPSN, Suhendra Hadikuntono (kiri) diterima Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (31/5/2019). 

Perwakilan empat matra angkatan yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, dan Kepolisian RI menghadiri acara Halal Bihalal Idul Fitri 1440 H KPSN, Rabu (3/6/2019) lalu.

Acara itu digelar KPSN (Komite Perubahan Sepak Bola Nasional) di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan. Halal Bihalal bertema, "Bersatu Mendukung Presiden RI Bersihkan PSSI dari Mafia".

Dalam acara yang dimeriahkan grup band legendaris Panbers, para perwira tinggi dari empat matra angkatan itu berbaur dengan undangan lainnya yang didominasi insan-insan sepak bola.

Di antaranya mantan pemain timnas, para pemilik suara atau voters PSSI, pemilik dan pengurus klub sepak bola, Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali, Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia Ignatius Indro.

Tertawai Laporan Fairuz Soal Bau Ikan Asin, Hotman Paris Minta Polisi Tangkap Pablo Benua

Kesepian Ditinggal Mati Istri, Kakek 71 Tahun Cabuli Anak Angkatnya Hingga Hamil dan Meninggal

Cabuli Sejak SD, Kakek Hamili Anak 15 Tahun, Sempat Kuburkan Bayi Sebelum Korban Tewas Pendarahan

Selain itu, hadir pula wartawan senior sepak bola Yesayas Oktovianus, Koordinator Relawan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin, Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro, serta Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Achmadi.

Yesayas yang diberikan kesempatan menyampaikan testimoni mendukung tekad Presiden Jokowi membersihkan PSSI dan persepakbolaan Indonesia dari mafia.

"Presiden Jokowi menyampaikan langsung kepada saya mau memberantas mafia hingga ke akar-akarnya. Sebab itu, langkah Pak Suhendra (Hadikuntono/Ketua KPSN) ini baik sekali, selaras dengan tekad Presiden," ujarnya.

BARBIE KUMALA Langsung Pasang Sertifikat Advokat dan Tulis Ini Seusai Berseteru Panas dengan Nikita

TERBONGKAR! Sifat Asli Barbie Kumalasari, Pengakuan Ibunya Jualan Pempek Hingga Sering Berkata Kotor

Buntut Kasus Bau Ikan Asin, Perseteruan Barbie Kumalasari dan Nikita Mirzani Makin Panas

Sedangkan Suhendra mengatakan Presiden Joko Widodo memberikan perhatian yang lebih terhadap kondisi persepakbolaan nasional dan PSSI yang tengah dirundung berbagai masalah.

Mulai dari match fixing atau pengaturan skor pertandingan hingga mandulnya prestasi sepak bola nasional.

Perhatian serius itu, lanjut Suhendra, ditunjukkan dengan menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri untuk membabat habis mafia sepak bola.

"Untuk itu, sebagai insan sepak bola yang mendambakan negeri ini berprestasi di kancah dunia, sudah sepatutnya kita memberikan dukungan kepada bapak Jokowi,” jelasnya.

Karena masa tugas Satgas Antimafia Bola Polri tidak diperpanjang, KPSN akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntaskan pemberantasan match fixing.

"Kami sudah meminta KPK untuk melakukan audiensi," ucapnya.

Sampai berakhir masa tugasnya, 21 Juni 2019, Satgas Antimafia Bola menetapkan 17 orang sebagai tersangka.

Editor: Eko Priyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved