Pileg 2019

Gugat ke MK, Saraswati Djojohadikusumo Tidak Suka Dikaitkan dengan Prabowo

Politisi Gerindra Rahayu Saraswati angkat bicara soal gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatannya ke MK tidak ada kaitannya dengan Prabowo.

Gugat ke MK, Saraswati Djojohadikusumo Tidak Suka Dikaitkan dengan Prabowo
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/11). 

Politisi Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo angkat bicara soal gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas perolehan suara Pileg 2019.

Caleg yang juga keponakan dari Prabowo Subianto itu memastikan jika gugatannya ke MK bukan karena mengikuti jejak pamannya itu.

Saras juga mengaku kecewa dengan judul pemberitaan media yang seakan-akan mengkait-kaitkannya dengan pamannya.

“Ga Detik, ga CNN... ga tau apa karena satu group makanya judulnya bisa sama,” kata Saras di akun Instagramnya @rahayusaraswati sambil mengunggah screenshoot berita.

Caleg dari Dapil III Jakarta Utara itu menjelaskan jika gugatan yang dia layangkan sudah terjadi jauh sebelum MK memutuskan hasil Pilpres 2019.

“Tolong lah pakai logika. Kan ada deadline untuk mengajukan gugatan dan itu kami patuhi dan kami lakukan karena ada temuan kecurangan di lapangan untuk hasil Pileg,” ungkap Saras.

Ia juga menjelaskan jika gugatanya ke MK bukan karena ikut-ikutan langkah pamannya, melainkan karena timnya mendeteksi adanya kecurangan dalam Dapil tersebut.

Bahkan kata Saras, ia mengklaim telah memiliki bukti C1 dan saksi-saksi di lapangan dan membandingkannya dengan hasil rekapitulasi C1 di level kecamatan.

“Kami temui ada diskrepansi yang akhirnya kami jadikan laporan untuk gugatan ke MK,” kata Saras.

Saras juga mengaku kecewa dengan pemberitaan media yang selalu mengkait-kaitkannya dengan pamannya.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Andy Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved