Fintech

Satgas Waspada Investasi Temukan 140 Entitas Fintech Tanpa Izin

Sebanyak 140 entitas yang melakukan kegiatan usaha fintech peer to peer lending yang tak mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Satgas Waspada Investasi Temukan 140 Entitas Fintech Tanpa Izin
thinkstockphotos
Ilustrasi. Sebanyak 140 entitas yang melakukan kegiatan usaha fintech peer to peer lending yang tak mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Pada 2018, ditemukan fintech peer to peer lending tidak berizin sebanyak 404 entitas. Adapun pada 2019 tercatat ada 683 entitas.

Satgas sudah meminta kepada perbankan untuk menolak pembukaan rekening tanpa rekomendasi OJK.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sebanyak 140 entitas yang melakukan kegiatan usaha fintech peer to peer lending yang tak mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Temuan itu dilakukan oleh Satuan Tugas atau Satgas Waspada Investasi.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, mengatakan, kegiatan aplikasi pinjaman online ilegal itu diketahui setelah memeriksa laman dan aplikasi Google Play Store.

Gara-gara Huawei, Samsung Ikut Ketiban Sial

“Meskipun Satgas Waspada Investasi sudah banyak menutup kegiatan fintech peer to peer lending tanpa izin OJK, namun tetap saja banyak aplikasi baru yang muncul pada website dan Google Playstore," ujar Tongam dalam keterangan tertulis, Rabu (3/7/2019).

Pada 2018, ditemukan fintech peer to peer lending tidak berizin sebanyak 404 entitas.

Adapun pada 2019 tercatat ada 683 entitas.

Pendataan Penduduk, Sudin Pemkot Jakarta Utara Gelar Biduk di Pejagalan

Tongam mengatakan, satgas akan meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir website dan aplikasi tersebut.

Selain itu, untuk memutus akses keuangan dari aplikasi pinjaman online ilegal, Satgas sudah meminta kepada perbankan untuk menolak pembukaan rekening tanpa rekomendasi OJK.

Bank juga diminta melakukan konfirmasi kepada OJK untuk rekening existing yang diduga digunakan untuk kegiatan aplikasi pinjol ilegal.

Enam Konten Reklame di Kota Bekasi Diturunkan Petugas

"Satgas juga sudah meminta Bank Indonesia untuk melarang fintech payment system memfasilitasi fintech peer to peer lending ilegal, dan menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum," kata Tongam.

Selain itu, Satgas juga meminta masyarakat waspada dan tidak menggunakan aplikasi pinjol yang tidak berizin.

"Apabila ingin meminjam secara online, maka masyarakat harus melihat daftar aplikasi fintech peer to peer lending yang telah terdaftar di OJK pada website www.ojk.go.id,” kata Tongam.

Pamor Pusat Perbelanjaan Semakin Meredup, Prima Tidak Lagi Terima Bonus Tahunan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Satgas Waspada Investasi Tutup 140 Aplikasi Pinjaman Online Ilegal

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved