Pilpres 2019

Pernah Bergunjing dan Mencaci Maki Paslon 01 dan O2 Begini Cara Taubat Menurut Buya Yahya

Saat Pemilu kemarin situasi agak memanas, mulai dari pemberitaan, caci maki, fitnah hingga bergunjing dari kedua belah pasangan calon.

Pernah Bergunjing dan Mencaci Maki Paslon 01 dan O2 Begini Cara Taubat Menurut Buya Yahya
Kolase foto twitter
Capres 01 Jokowi dan Capres 02 Praowo 

Pesta demokrasi Pemilu 2019 telah usai. KPU sudah tetapkan pasangan terpilih Jokowi-Maruf Amin akan menjabat di periode 2019-2024.

Saat Pemilu kemarin situasi agak memanas, mulai dari pemberitaan, caci maki, fitnah hingga bergunjing dari kedua belah pasangan calon.

Bagaimana di mata agama supaya bisa bertaubat setelah memfitnah?

Ustadz Yahya Zainal Maarif atau akrab disapa Buya Yahya menjelaskannya dalam sebuah majelis pengajian. 

Seperti dikutip Wartakotalive.com dari akun instagram terverifikasi @buyayahya_albahjah, ada seorang peserta majelis menanyakan bila pernah memfitnah atau menggunjing pasangan calon - paslon 01 dan 02, apakah harus meminta maaf kepada mereka?

Ustadz Abdul Somad 6 Bulan di Sudan Teruskan Studi S3, Begini Pesannya Sebelum Berangkat

Buya Yahya
Buya Yahya (alhamdan.id)

Dalam Islam, kata Buya Yahya, jika kita melakukan kesalahan maka harus segera bertaubat kepada Allah. 

Begitu juga dengan manusia, jika kita punya salah harus saling memaafkan.

Pada kasus paslon 01 dan 02, Buya mencontohkan misalkan dirinya sering bergunjing dan mencaci maki pada paslon 03 lalu segera minta maaf langsung ke tokoh tersebut bisa saja dilakukan. 

"Namun imbasnya bisa disorot orang wah Buya Yahya pro ke paslon 03. Dalam kasus ini meminta maaf itu ada waktunya,' ujar pendiri Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah.

Menurut Buya Yahya ada doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, agar diberikan ampunan oleh Alla SWT. 

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved