Haji 2019
Anies Kukuhkan 166 Petugas Pendamping 7.891 Jemaah Haji 2019
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengukuhkan 166 petugas yang bakal mendampingi jemaah haji asal provinsi DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengukuhkan 166 petugas yang bakal mendampingi jemaah haji asal provinsi DKI Jakarta.
Petugas pendamping jemaah haji ini terdiri atas pembina ibadah haji dan petugas kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan terintegrasi baik di tingkat daerah maupun pusat.
Iapun mengapresiasi para petugas yang dengan tulus melayani jemaah untuk menunaikan ibadah.
Bertugas di dalam kegiatan haji bukanlah pekerjaan yang sederhana.
Tugasnya tidak kecil, tugasnya besar.
Dan bagaimana mereka mengelola (kebutuhan) orang tua-orang tua kita yang menunaikan ibadah haji di saat sudah dalam kondisi uzur.
• Aktris Cantik Ini Dikecam Sekaligus Dipuji karena Keluar dari Akting Demi Agamanya
• KASUS IKAN ASIN, Hotman Bongkar Alasan Mati-matian Bela Fairuz, Ada Cerita Berkesan 5 Th Lalu
• Jokowi Sebut Akan Ada Menteri Berusia 25 - 30 Tahun, Kandidat Kuatnya Mantan Anak Buah Ahok BTP
"Itu bukan sesuatu yang sederhana," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/7/2019).
Ia pun menyatakan, tugas utama petugas pendamping jemaah haji bukan menunaikan ibadah haji, melainkan untuk membimbing, membina, dan merawat kesehatan jemaah haji.
Ia juga berpesan agar para petugas pendamping jemaah haji menjaga nama baik Indonesia selama jauh dari tanah air.
Pasalnya para petugas pendamping haji asal Indonesia telah dikenal sebagai jemaah yang teratur selama beribadah haji.
Nama baik Indonesia itu luar biasa.
Anies mengaku bertemu dengan Gubernur Mekkah, dan dia memperkenalkan dengan Profesor dari Madinah.
Ia banyak cerita tentang jemaah haji asal Indonesia.
• Hotman Paris Hutapea Beberkan Kesalahan Menteri dalam PPDB 2019 Berbasis Zonasi, Harus Digugat
• Ahok Berpeluang Jadi Kuda Hitam Capres 2024-2029, Ini Syaratnya Menurut Peneliti LSI Denny JA
• Aturan Zonasi Sekolah, Hotman Paris Sebut Menteri Tidak Berwenang, dan Harus Digugat ke MA
"Menceritakan tentang ketertiban, kerapian, ketaatan kepada semua prosedur dan aturan," ungkap Anies.
Bahkan menurut Anies, jika kuota jemaah dari Indonesia ditambah, pihak Mekkah tidak keberatan karena tidak sulit untuk diatur.
"Mereka katakan, kalau jemaah dari Indonesia kuotanya ditambah, tidak pernah keberatan. Karena kalau (kuota haji) ditambah dari Indonesia, artinya menambah orang yang tertib, menambah orang yang bisa diatur. Karena itu jaga nama baik itu," kata Anies.
Diinfokan Anies, 166 petugas ini akan mendampingi sekitar 7.891 jemaah. (M16)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anies-haji-2019.jpg)