Korupsi KTP Elektronik

KPK Bakal Umumkan Tersangka Baru Kasus KTP Elektronik, Jumlahnya Lebih dari Dua

PIMPINAN KPK Agus Rahardjo dan Saut Situmorang membocorkan bakal ada tersangka baru dari kasus megakorupsi KTP elektronik.

KPK Bakal Umumkan Tersangka Baru Kasus KTP Elektronik, Jumlahnya Lebih dari Dua
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua KPK Agus Rahardjo usai memberi keterangan pers terkait penyidikan perkara korupsi sektor infrastruktur di Gedung KPK, Jalan Rasuna Persada, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2018). 

PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Saut Situmorang membocorkan bakal ada tersangka baru dari kasus megakorupsi KTP elektronik.

Hal itu diungkapkan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Gedung Parlemen, Senin (1/7/2019),

Ditemui seusai rapat dengar pendapat, Agus Rahardjo mengatakan dalam waktu dekat ini akan ada ekspose penetapan tersangka baru oleh lembaganya.

Prabowo-Sandi Takkan Bawa Sengketa Pilpres ke Mahkamah Internasional

"Ada (tersangka baru), dari pengusaha dan birokrat. Terutama pengusahanya," ungkap Agus Rahardjo.

Melengkapi Agus Rahardjo, Saut Situmorang ‎mengatakan pengumuman tersangka tinggal masalah waktu, karena penyidik dan pimpinan telah melakukan gelar perkara.

"Nanti kita ekspose. Kami sudah gelar perkara tinggal diumumkan. Bisa jadi minggu depan, tunggu kesiapan saja sih. Yang jelas bisa lebih dari dua (tersangkanya)," beber Saut Situmorang.

Ditanya Kapan Bertemu Prabowo, Jokowi Malah Bilang Begini

Sebelumnya  diberitakan, KPK dikabarkan bakal mengumumkan tersangka baru kasus korupsi pengadaan proyek KTP elektronik.

Jika benar, orang tersebut akan menyusul delapan tersangka lainnya yang lebih dahulu terjerat kasus yang menelan kerugian negara hingga Rp 2,3 triliun, dari proyek sebesar Rp 5,9 triliun ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku pihaknya memang tidak hanya berhenti pada Markus Nari, mantan anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Golkar, yang terakhir dijadikan tersangka oleh KPK.

Cak Imin Lebih Suka Jadi Ketua MPR Ketimbang Menteri

KPK menduga ada pihak lain yang turut terlibat.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved