Artis

Vakum Berakting, Vanessa Angel Bakal Pilih Menjadi Penyanyi Pasca-Bebas dari Penjara

"Setelah bebas, dia (Vanessa) akan kembali ke dunia (hiburan) yang membesarkan namanya," kata Doddy Sudrajat.

Vakum Berakting, Vanessa Angel Bakal Pilih Menjadi Penyanyi Pasca-Bebas dari Penjara
Arie Puji Waluyo
Vanessa Angel 

Aktris Vanessa Angel kini sudah bisa menghirup udara kebebasan setelah dipenjara hampir setengah tahun.

Dia sudah bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Surabaya, Jawa timur, pada Minggu (30/6/2019).

Sebelumnya, dia dijebloskan ke penjara karena terlibat kasus prostitusi online. Pengadilan Negeri Jawa Timur menjatuhkan vonis lima bulan penjara.

Menurut kuasa hukumnya, Milano Lubis beberapa waktu lalu, Vanessa akan kembali bekerja di panggung hiburan setelah bebas dari penjara.

Perkataan pengacara Milano Lubir itu dibenarkan oleh ayahanda Vanessa Angel,  Doddy Sudrajat ketika dihubungi melalui pesan singkat, Senin (1/7/2019) pagi.

"Setelah bebas, dia (Vanessa) akan kembali ke dunia (hiburan) yang membesarkan namanya," kata Doddy Sudrajat.

Diisukan Bau Ikan Asin, Fairuz A Rafiq Datangi Polda Untuk Laporkan Mantan Suami Galih Ginanjar

Dia mengatakan bahwa putri sulungnya itu belum memutuskan dunia hiburan yang akan dipilihanya, bermain peran atau dunia musik.

Meski begitu, kata Doddy,  Vanessa akan kembali mengembangkan bakatnya di dunia musik yang dahulu sempat tertunda.

"Rencananya lebih fokus nyanyi," ucapnya.

Alasannya, tidak sulit bagi Vanessa untuk menjadi penyanyi. Mantan kekasih Dwi Andhika itu pernah menjadi penyanyi dan meluncurkan lagu berjudul Indah Cintaku.

Single tersebut merupakan karya Vanessa yang berduet denga Nicky Tirta pada masa awal kariernya di panggung hiburan Tanah Air.

"Nanti nyanyi sambil main gitar akustik," ujar Doddy Sudrajat.

Menerima Vonis 5 Bulan Penjara, Vanessa Angel Dibebaskan Minggu Dini Hari dan Segera Bekerja

Sepert diberitakan sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memvonis artis Vanessa Angel lima bulan penjara.

Vanessa Angel dijatuhi hukuman oleh negara karena kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait penyebaran konten asusila (Pornografi).

Dia terbukti bersalah dan melanggar pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved